|
|
| |
Syaukani Titip Kukar ke Gubernur Kaltim dprdkutaikartanegara.go.id - 29/06/2009 22:23 WITA
 Syaukani HR, Bupati Kukar Non Aktif Photo: hmsdprd | | |
PROGRAM Gerakan Pengembangan dan Pemberdayaan Kutai Kartanegara (Gerbang Dayaku) yang menjadi strategi besar pembangunan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ternyata mendapat perhatian tersendiri dari Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Awang Faroek Ishak (AFI). Bahkan, AFI, dihadapan beberapa Anggota DPRD Kukar, belum lama ini, meminta, agar program pembangunan tersebut dilanjutkan.
Gerbang Dayaku, program pembangunan yang digagas dan menjadi cita-cita besar Bupati Non Aktif Kabupaten Kukar, Prof Dr H Syaukani Hasan Rais MM, itu, merupakan ide dasar pembangunan yang bertujuan agar daerah ini, manjadi daerah kabupaten mandiri dan berdaya dalam pembangunan serta sejahtera masyarakatnya.
“Cita-cita dan gagasan pembangunan itu harus diteruskan. Kalau tidak dilanjutkan, ini akan menjadi beban kita bersama. Dan yang lebih kasihan lagi nantinya adalah Syaukani sebagai penggagas, yang bisa saja, dinilai, gagal merencanakan pembangunan daerah ini,” ujar AFI. Sebagai orang Kutai, lanjutnya, kita harus membelanya. “Demikian, jika ada kritikan dari saya, itu dimaksudkan untuk mendorong agar kita dapat bangkit dari masalah-masalah pembangunan yang ada.”
Tak itu saja, mantan Bupati Kutai Timur itu, mengaku, pernah dititipi pesan oleh Syaukani untuk memperhatikan dan meneruskan beberapa pembangunan yang tertunda di Kukar. “Saya pernah mendapatkan titipan pesan tersebut. Dan saya sebagai gubernur berkewajiban untuk menjalankan amanat itu, termasuk memperhatikan seluruh pembangunan di Kaltim,” ucap AFI.
 Pertemuan DPRD Kukar dengan Gubernur Kaltim, belum lama ini (15/6) Photo: murdiansyah | | |
Karena itulah, AFI, meminta kepada seluruh pemangku kekuasaan di Kukar, termasuk Anggota DPRD, agar terus melaksanakan dan mengawasi pembangunan daerah sesuai ide awal yang pernah dicita-citakan bersama. “Saya juga berharap kepada masyarakat, mari bersama-sama menjaga keamanan Kukar agar tetap aman dan kondusif dalam menjalankan pembangunannya, terlebih lagi menjelang pemilihan kepala daerah 2010 nanti,” pesannya. (gu2n/dian)
|
| |
|
|
|
|

Komisi II Sidak Proyek jalan semenisasi jalur Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis Puandan-Kuyung . Proyek jalan sepanjang 17,4 km itu dikerjakan tahun 2007 hinga tahun 2010 dan sudah menyerap angagaran puluhan miliar rupiah, belum rampung |
|
|
|
|
Foto: dprdkutaikartanegara.go.id/dian |
|
| |
|