Warta DPRD: Warga Desa Santan 'Tagih' Pemerataan Pembangunan
 Sekilas Sejarah
 Warta DPRD
 F r a k s i
 Profil Anggota
 Pimpinan DPRD
 Komisi-Komisi
 Badan Musyawarah
 Badan Anggaran
 Panitia Rumah Tangga
 Peraturan Daerah
 Jadwal Kegiatan
 Galeri Foto
 Pojok Catatan
 Badan Kehormatan
 Sekretariat Dewan
 Pengumuman
 Pengumuman Lelang
 Kumpulan Link
 Kontak Kami
 Isi Buku Tamu
 
 
 
 
Warga Desa Santan 'Tagih' Pemerataan Pembangunan
dprdkutaikartanegara.go.id - 27/07/2009 19:33 WITA


Warga Desa Santan mengadu kondisi desa yang digenangi banjir lumpur
Photo: murdiansyah
MERASA kurang mendapat perhatian pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Kukar, masyarakat Desa Santan, Kecamatan Marang Kayu, Senin siang (27/7), melakukan aksi ‘protes’ di DPRD Kukar. Aksi sejumlah perwakilan masyarakat desa tersebut disampaikan langsung dihadapan anggota dewan Komisi I bidang Hukum dan Pemerintahan.

Desakan agar pemerintah daerah Kukar lebih adil dalam melaksanakan pembangunan disampaikan masyarakat desa. Beberapa aspirasi masyarakat terkait kondisi Desa Santan diungkapkan masyarakat seperti, keadaan lingkungan desa yang rentan mengalami banjir lumpur, masyarakat desa yang banyak kehilangan mata pencarian, hingga tidak sehatnya lingkungan desa.

Juru bicara masyarakat desa, Jajuar, mengungkapkan, kondisi desa tersebut sudah sangat memperihatinkan. “Kerusakan alam yang ada ditambah lagi rentannya desa yang mengalami banjir sudah sangat menyedihkan. Kita ingin pemerintah memiliki kepedulian terhadap keberadaan Desa Santan,” ucapnya.


Warga Desa Santan pertanyakan keadilan pemerintah Kabupaten Kukar
Photo: murdiansyah
Selain menyampaikan kondisi desa yang tertinggal, masyarakat juga menyindir pembangunan desa-desa di Kecamatan Tenggarong yang terkesan lebih mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten. Protes ini tampak sekali disampaikan warga seperti tertulis dalam poster yang diusung masyarakat Desa Santan: Tenggarong punya Kumala; Banjir Uang; Semenisasi; Kotanya Gemerlapan; dan Daerah Wisata.

Sedangkan poster menggambarkan keadaan Desa Santan juga disampaikan warga dengan menuliskan aspirasi: Desa Santan Kumal Sekali; Banjir Lumpur; Desanya Kegelapan; Daerah Peceran; Warga Santan Tidak Punya Kerjaan; dan Kami Sakit !!!. Tak hanya itu, warga juga mempertanyakan besarnya APBD Kukar lewat sepanduk: “Warga Santan Capek Menderita. Kemana APBD Kukar 5,1 Triliun?.”

Menyikapi sejumlah protes dan aspirasi tersebut, Ketua Komisi I, Ir Martin Apuy, berjanji akan membahas dan menyampaikan masalah ini kepada pemerintah Kabupaten Kukar dan beberapa instansi terkait. “Masalah ini secepatnya akan kita tindaklanjuti bersama pemerintah,” ujarnya.


DPRD Kukar berjanji akan membahas dan menyampaikan masalah Desa Santan kepada Pemerintah Kukar
Photo: murdiansyah
Rencananya, pembahasan masalah kondisi Desa Santan akan dibahas lebih lanjut dalam rapat pada Senin depan. (dian/gu2n)

 

 

Komisi II Sidak Proyek jalan  semenisasi jalur  Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis Puandan-Kuyung . Proyek jalan  sepanjang 17,4 km  itu dikerjakan tahun 2007  hinga tahun 2010 dan sudah menyerap angagaran puluhan miliar rupiah, belum rampung
Komisi II Sidak Proyek jalan semenisasi jalur Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis Puandan-Kuyung . Proyek jalan sepanjang 17,4 km itu dikerjakan tahun 2007 hinga tahun 2010 dan sudah menyerap angagaran puluhan miliar rupiah, belum rampung
Foto: dprdkutaikartanegara.go.id/dian   
 
 ADKASI.or.id 
 DPR.go.id 
 Indonesia.go.id 
 Kaltim.go.id 
 Kota Balikpapan 
 Kota Samarinda 
 KPU.go.id 
 MPR.go.id 
 Bappeda Kukar 
 BPMD Kukar 
 bung-Aswin.com 
 KPU Kutai Kartanegara 
 KutaiKartanegara.com 
 KutaiKartanegara.go.id 
 Lensa Kukar 
 PDAM Kukar 
 Tenggarong.com 
 Astaga.com 
 Berita Antara 
 Detik.com 
 Google Indonesia 
 Yahoo Indonesia 
 

 

Depan | Pimpinan DPRD | Profil Anggota | Fraksi | Komisi | Pansus | Panitia Rumah Tangga
 
Copyright © 2004-2010 Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara