|
|
| |
Komisi I Kaji Sistem E-Government Kabupaten Sragen dprdkutaikartanegara.go.id - 22/12/2009 17:31 WITA
 Pertemuan di kantor bapemas sragen Photo: apih | | |
KOMISI I DPRD Kabupaten Kukar, belum lama ini, melakukan studi komperatif terkait pembangunan daerah ke Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Sragen menjadi tujuan studi komperatif Komisi I, kerena kabupaten itu dinilai berhasil menerapkan informasi teknologi (IT) yang baik dalam pembangunan daerahnya.
Tak hanya itu. Kabupaten Sragen yang terletak 30 Km dari kota Semarang, juga dinilai telah berhasil menyelenggarakan Alokasi Dana Desa (ADD) ke berbagai desa di wilayah kecamatannya masing-masing sebagai upaya percepatan pembangunan desa. Dan itu karenanya, Komisi I melakukan kajian dan perbandingan pelaksanaan ADD sekaligus pemanfaatan fasilitas IT sebagai bahan komperasi pembangunan Kabupaten Kukar.
"Kunjungan kami ini dimaksudkan untuk mengkaji, membandingkan, dan mempelajari pelaksanaan ADD dan pemanfaatan fasilitas teknologi informasi yang selama ini Kabupaten Sragen, informasinya, berhasil telah menerapkannya hingga ke tingkat perdesaan," ujar Guntur, pimpinan rombongan studi komperatif Komisi I DPRD Kukar.
 Melihat jaringan desa lewat satu pintu Photo: apih | | |
Dikatakannya, pelaksanaan ADD secara baik dan efektif tidak dapat dilepaskan dari pembangunan jaringan IT. Demikian di Sragen, daerah itu pun memanfaatkan keberadaan jaringan IT untuk pelaksanaan pembangunan hingga di tingkat perdesaan.
Tak itu saja. Hasil studi yang dilakukan Komisi I, diketahui, hingga pelayanan publiknya pun, Sragen, telah menerapkan sistem layanan satu pintu secara elektronis: mulai dari semua satuan kerja hingga ke tingkat kecamatan.
"Kami melihat langsung, para penyelenggara pemerintahan di kabupaten tersebut telah terbiasa bekerja secara elektronis. Semua dikerjakan secara online, praktis, dan transparan melalui penggunaan aplikasi Kantaya (Kantor Maya, red) dan Surya (Surat Maya, red)," ungkap Guntur.
Bahkan, ditandaskannya, hingga monitoring proyek pembangunan dan daily report setiap satuan kerja pun di kontrol secara online.
Bagaimana dengan Kukar?
Kabupaten Kukar memang seharusnya melihat beberapa kemajuan layanan publik beberapa kabupaten yang pelaksanaanya berhasil baik, efektif, dan transparan. Seperti salah satunya Kabupaten Sragen. Daerah ini memang layak menjadi bandingan terhadap pelaksanaan pembangunan IT di Kukar.
Firnandi Ikhsan, anggota dewan yang ikut dalam rombongan Komisi I, mengatakan, Kabupaten Kukar dapat mencontoh sistem layanan publik yang diselenggarakan Kabupaten Sragen. "Saya yakin, kita bisa. Asal kita mau serius berbenah," ujarnya.
 Penyerahan cindera mata Photo: apih | | |
Hal senada juga diutarakan anggota dewan lainnya, Mahdalena. Ia mengatakan, Kukar bisa menerapkan sistem layanan publik secara e-government. "Sekarang tinggal kebijakan pemerintahnya saja untuk menerapkan layanan publik bersistem elektronis seperti yang diselenggarakan Kabupaten Sragen. Termasuk, diantaranya juga, upaya peningkatan sumber daya manusianya dalam menerapkan kemajuan teknologi informasi tersebut," katanya. (apih)
|
| |
|
|
|
|

Komisi II Sidak Proyek jalan semenisasi jalur Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis Puandan-Kuyung . Proyek jalan sepanjang 17,4 km itu dikerjakan tahun 2007 hinga tahun 2010 dan sudah menyerap angagaran puluhan miliar rupiah, belum rampung |
|
|
|
|
Foto: dprdkutaikartanegara.go.id/dian |
|
| |
|