Warta DPRD: Komisi I DPRD Road Show Ke Area Tambang
 Sekilas Sejarah
 Warta DPRD
 F r a k s i
 Profil Anggota
 Pimpinan DPRD
 Komisi-Komisi
 Badan Musyawarah
 Badan Anggaran
 Panitia Rumah Tangga
 Peraturan Daerah
 Jadwal Kegiatan
 Galeri Foto
 Pojok Catatan
 Badan Kehormatan
 Sekretariat Dewan
 Pengumuman
 Pengumuman Lelang
 Kumpulan Link
 Kontak Kami
 Isi Buku Tamu
 
 
 
 
Komisi I DPRD Road Show Ke Area Tambang
dprdkutaikartanegara.go.id - 10/03/2010 19:38 WITA


Guntur saat dilokasi tambang batubara disalah satu perusahaan di Kukar
Photo: dian
KOMISI I DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) yang membidangi masalah Hukum dan Pemerintahan meliputi perijinan dan tenaga kerja melakukan peninjauan ke beberapa lokasi pertambangan yang ada di Kukar.

Komisi I meninjau berbagai perusahaan yang melakukan aktivitas penambangan terbuka yang berada di Desa Loa Kulu dan Desa Bin Samar, yaitu PT Tanito Harum (TH), PT Geo Energy Coalindung (GEC), PT Bina Mitra Sumber Artha (BMSA) dan KSU Tunas Jaya di Kecamatan Muara Jawa. Selain itu, Komisi I juga melakukan sidak ke PT.Mega Perima Persada (MPP) CV Sulistia, dan CV.Ikad yang beroperasi di Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu.

“Hal ini dilakukan dalam rangka pengawasan sekaligus ingin melihat pengelolaan teknik revegetrasi untuk merehabilitasi lahan pasca tambang yang ada di daerah ini,” ungkap Guntur, S.Sos, Ketua Komisi I DPRD Kukar.

Kegiatan penambangan terbuka yang didahului pembukaan lahan (Land Clearing), pengikisan lapisan tanah atas, pengerukan dan penimbunan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Kerusakan ini berupa meningkatnya laju erosi, aliran permukaan (run-off), sedimentasi dan rusaknya wilayah penampungan air (watershed areas) serta tergangunya tngkat setabilitas lahan. Dampak lainnya berupa gangguan terhadap status jenis-jenis tanaman lokal, habitat satwa dan rusaknya bentang alam yang asli. “Hal ini perlu dilakukan pengawasan yang intensif,” kata Guntur.

Untuk mencegah kerusakan lingkungan lebih lanjut, ungkap guntur maka kita sarankan kepada seluruh pemilik tambang batu bara yang ada di Kukar, lahan yang ada harus di kelola dengan ramah lingkungan dan secepatnya melakukan rehabilitasi lahan paca tambang. Yaitu dengan melakukan menanaman pohon. Pohon yang di tanam disarankan pohon yang menghasilkan buah-buahan sehingga nantinya bisa di manfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Mengapa kita sarankan agar melakukan penanaman pohon buah, dikatakan Guntur, karena selama ini pohon buah habis terkena area lahan tambang batu bara. “Saya yakin jika semua perusahan bisa melakukan ini Kutai Kartanegara, lima sampai tujuh tahun kedepan menjadi kota buah, karena populasi tanaman buah-buahan asli bisa kita pertahankan dan anak cucu kita kelak masih bisa merasakannya,” kata Guntur.


Komisi I DPRD Kukar saat melakukan pertemuan dengan Manajemen Perausahaan Batu Bar
Photo: dian
Hasil Road Show komisi I DPRD Kukar ini juga melihat aktivitas secara langsung pertambangan. Komisi tidak hanya berjalan sendiri, tapi kita melibatkan dinas instansi terkait dan tenaga ahli yang ada di dewan. “Jika ada terindikasi penyimpangan dan membahayakan dan tidak sesuai dengan amdal yang ada kita akan mengirimkan surat telaahan kepada perusahaan, agar segera memperbaiki kekurangan- kekurangan yang ada,” ungkap Sugianto.

Jika surat kita tidak di respon, maka Komisi I akan melayangkan surat kepada dinas instansi yang terkait dan pemerintah daerah agar mencabut ijin Kuasa Pertambangan(KP) yang ada. “Karena jika tambang tidak dikelola dengan ramah lingkungan dalam bentuk reklamasi menimbulkan efek negatif terhadap masa depan hutan, satwa dan masyarakat yang berada di wilayah ini, oleh sebab itu kita harus melakukan pengawasan secara dini,” papar Sugiyanto (Mr)

 

 

Komisi II Sidak Proyek jalan  semenisasi jalur  Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis Puandan-Kuyung . Proyek jalan  sepanjang 17,4 km  itu dikerjakan tahun 2007  hinga tahun 2010 dan sudah menyerap angagaran puluhan miliar rupiah, belum rampung
Komisi II Sidak Proyek jalan semenisasi jalur Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis Puandan-Kuyung . Proyek jalan sepanjang 17,4 km itu dikerjakan tahun 2007 hinga tahun 2010 dan sudah menyerap angagaran puluhan miliar rupiah, belum rampung
Foto: dprdkutaikartanegara.go.id/dian   
 
 ADKASI.or.id 
 DPR.go.id 
 Indonesia.go.id 
 Kaltim.go.id 
 Kota Balikpapan 
 Kota Samarinda 
 KPU.go.id 
 MPR.go.id 
 Bappeda Kukar 
 BPMD Kukar 
 bung-Aswin.com 
 KPU Kutai Kartanegara 
 KutaiKartanegara.com 
 KutaiKartanegara.go.id 
 Lensa Kukar 
 PDAM Kukar 
 Tenggarong.com 
 Astaga.com 
 Berita Antara 
 Detik.com 
 Google Indonesia 
 Yahoo Indonesia 
 

 

Depan | Pimpinan DPRD | Profil Anggota | Fraksi | Komisi | Pansus | Panitia Rumah Tangga
 
Copyright © 2004-2010 Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara