Cari: 
Buku Tamu DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
 Sekilas Sejarah
 Warta DPRD
 F r a k s i
 Profil Anggota
 Pimpinan DPRD
 Komisi-Komisi
 Badan Musyawarah
 Badan Anggaran
 Badan Kehormatan
 Badan Legislasi
 Jadwal Kegiatan
 Galeri Foto
 Pojok Catatan
 Peraturan Daerah
 Badan Kehormatan
 Sekretariat Dewan
 Pengumuman Lelang
 Kumpulan Link
 Kontak Kami
 Isi Buku Tamu
 
 
 

Lihat Buku Tamu



buat bpk2 anggota dewan yg terhormat,yg dicintai seluruh masyarakat kukar,awas kasus YZ 2,M..A..L..UUUU............
dayang arny <dayang_a_79@yahoo.co.id>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 03 Januari 2007 13:28:42 WITA
Mari kita dukung jalannya penegakan supremasi hukum di Kukar sebagai salah satu pilar Gerbang Dayaku II untuk mewujudkan pemrintahan yang baik dan bersih di Kukar. Caranya, dukung KPK menjalankan tuigasnya menuntaskan kasus dugaan kkn pembebasan lahan bandara tanpa interfensi pihak manapun. Hidup KPK!
ridha <ridha81@yahoo.co.id>
tenggarong, kukar, Indonesia - 30 Desember 2006 23:26:07 WITA
Salam buat semua pengisi buku tamu..he hhehh Klu, http://www.klu-u.net
Klu <obengusid@yahoo.com>
Bandung, Jabar, Indonesia - 29 Desember 2006 14:10:54 WITA
hai anggota dewan Yth ,bapak yang membahas anggaran ( Bajeter )mungkin ada sudah tau dengan proyek yang anda bahas. tapi kenapa anda seperti tertutup mata dan terkesan mandul, dalam soal pemasangan pipa air minum yang dilaksanakan PT. Altra dan ini menelan dana miliaran rupiah ( Mubajir Tdk Berpungsi)
Lebih baik dana yang utk membayar PT Altra itu digunakan perbaikan Infrastruktur yang ada di kukar

tajeng <radar-kukar@yahoo.co.id>
seputar etam, kaltim, Indonesia - 26 Desember 2006 06:54:50 WITA
terkait dengan anggaran pendidikan Kukar 20 % pertahun merupakan jawaban yang tepat. namun harus disesuaikan dengan program-program pendidikan yang tepat, terarah, dan berkesinambungan yang tidak saja digunakan untuk bangunan fisik tetapi juga gagasan yang realistik. umpama saja mengkampanyekan "Minat Baca Tulis" bagi masyarakat atau "pentingnya penelitian" bagi mahasiswa. sebagai program jangka panjang konsep GERBANG DAYAKU, yaitu meningkatkan sumberdaya manusia (kualitas pendidikan) harus didukung secara kelembagaan dan independen sifatnya, artinya pemerintah harus membentuk suatu lembaga pendidikan yang khusus yang berfungsi untuk mengembangkan, memajukan masyarakatnya dan menyiapkan intelektual-Intelektual jujur, cerdas dan jenius. nantinya lembaga ini bisa membantu instansi terkait baik itu Dinas Pendidikan maupun pihak sekolah/kampus.
AZWAR ASYARIYAH <mandausejati@yahoo.co.id>
KOTA RAJA, KALTIM, Indonesia - 10 Desember 2006 19:04:46 WITA
Wah websitenya Ok, namun sayang kreativitas pengasuh belum nampak, tapi lumayanlah, terbukti dari berita up to date dan galerinya, rupanya ada reporter yang selalu kerja di lapangan ya? selamat mas reporter
salam
Ahuy

ahuy <sedan_tua@yahoo.com>
samarinda, Kaltim, Indonesia - 06 Desember 2006 09:39:51 WITA
SELAMAT TUK JUMARIN TRIPADA...sebagai pengganti MASRUNI ADJUS. Saya berharap bapak lebih baik kerjanya daripada anggota yang bapak ganti. Jangan lupa yah pak aspirasi masyarakat. Jangan hanya ditampung pak, tapi juga disalurkan.

Pak, kalo sudah duduk dikursi dewan yah banyak2 istghfar. Maklumlah, bapak bukan duduk di kursi rumah sendiri. Tapi di kursi rakyat. Bapak juga tahu, uang yang bapak pake juga uang rakyat. Hemat-hemat yah pak. Saya cuma bisa berdoa moga bapak jadi wakil rakyat yang amanah (seperti nama partai bapak). Ameen dah.

Dari: Tua Busu

Tua Busu <sungut_kukar@yahoo.co.id>
Kota Raja, Kaltim, Indonesia - 28 Nopember 2006 20:47:36 WITA
Nah...Gitu dong jadi anggota dewan ya gantian. Masak mau terus-terusan jadi wakil rakyat. Ya, kalo kerjanya bagus dan benar-benar bawa aspirasi rakyat. Tapi kalo kerjanya tidur, mendingan diganti aja.

Tapi, kami tetap berfikir positif. Penggantian antar waktu yang dilakukan PAN adalah bagian perbaikan kerja wakilnya. Pokoknya, kami ucapkan kepada Bapak Jumarin Tripada, inalilahi wainailai rojiuuuuuuun, atas dilantiknya sebagai anggota DPRD Kukar dari PAN yang baru. Moga dapat bekerja dengan hati nurani rakyat. Bukan nurani partai atau golongan tertentu.

Kukar sekarang butuh wakil rakyat yang punya hati nurani. Bukan membebani uang daerah. Dan sebagai rasa hormat kami (Kru KUKAR WATCH), kami persembahkan lagu untuk Bapak JUMARIN TRIPADA, dengarin yah pak. Nieh lagunya:

SURAT BUAT WAKIL RAKYAT

untukmu yang duduk sambil diskusi

untukmu yang biasa bersafari

di sana, di gedung DPR

wakil rakyat kumpulan orang hebat

bukan kumpulan teman teman dekat

apalagi sanak famili

di hati dan lidahmu kami berharap

suara kami tolong dengar lalu sampaikan

jangan ragu jangan takut karang menghadang

bicaralah yang lantang jangan hanya diam

di kantong safarimu kami titipkan

masa depan kami dan negeri ini

dari Sabang sampai Merauke

Saudara dipilih bukan dilotre

meski kami tak kenal siapa saudara

kami tak sudi para juara

juara diam, juara he'eh, juara ha ha ha......

wakil rakyat seharusnya merakyat

jangan tidur waktu sidang soal rakyat

jangan tidur waktu sidang soal rakyat

wakil rakyat bukan paduan suara

hanya tahu nyanyian lagu "setuju......"

By,
KUKAR WATCH
(Galang Hati Nurani Rakyat)

KUKAR WATCH <pantaukukar@yahoo.co.id>
KOTA RAJA, KALTIM, Indonesia - 28 Nopember 2006 19:11:30 WITA
Aha...
Byar pet. Aha. Itu sih lagu basi. Di Kota Raja, soal mati lampu dah biasa. Gak usah heran. Lagian kalo di demo PLN tetap aja bebal. Apalagi ditegur PLN-nya malah tidur. Jadi gak ada yang aneh. Yah dimaklumi aja.

Tapi kalo dimaklumi terus. PLN malah tambah jadi bandelnya. Bukanya malah sadar dengan pelayanannya yang buruh, eh... malah suka main matiin listrik. Jadi gimana dong?

Ya maklum jawabanya. Maklum aja dah. Meski Kukar kaya, tetap aja gak mampu membantu PLN. Jadi kita maklum aja. Kalo bisa gak usah pake listrik. Mending pake mesin penghidup lampu. Ato gak usah bayar listrik. Lagian PLN suka "main-main" listrik. Aha...

By,
KUKAR WATCH
pantaukukar@yahoo.co.id

KUKAR WATCH <pantaukukar@yahoo.co.id>
TENGGARONG, KALTIM, Indonesia - 27 Nopember 2006 15:05:23 WITA
wah ga nyangka ya ternyata kutai yang terkenal makmur seindonesia, lampunya byarpet...byarpet, waduh siapa yang doro dongdong neh? tapi moga-moga setelah bung dedi sudarya dan bung marwan merelakan gajinya, PLN sana tergerak ya semangatnya untuk lebih kerja keras lagi, supaya ga byarpet...kaya lampu disko gitu, karena bakal dimanfaatin tuh ama kaum muda mudinya he...
but anyway, i do really appreciate with both of you guys..maybe if i were the one of the Kutai's people i will always choose you as the best member of your commitee.
and i hope those job can be imitated by my goverment. (DPRD Jateng).
Gorgeous job guys !!!!

ikanaya <idekantata@yahoo.com>
Semarang, Jawa Tengah, Indonesia - 24 Nopember 2006 21:12:49 WITA
terima kasih bapak akmal dan tua huban sudah mengisi buku tamu dprd kutai kartanegara dan terima kasih juga atas dukungannya terhadap perbaikan layanan pln dan insya allah kami akan menggalang dukungan dari para anggota dewan yg lain supaya memberikan dukungan yg sama karena sebagai masyarakat saya juga merasakan hal yg sama seperti bapak - bapak dan ibu sekalian, dan mengenai perbaikan sarana transportasi kami juga mendukung dan tidak hanya yg dalam kota saja tapi masih banyak desa2 yg ada dikutai kartanegara terisolir karena jalan yg tidak ada untuk itu mari kita sama2 berjuang untuk perbaikan sarana transportasi sehingga terbuka isolasi antar desa dikutai kartanegara.
marwan <sangka_tarpana@yahoo.com>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 22 Nopember 2006 12:49:19 WITA
marwan saya baca Smr pos kita hendak bayar gaji kariawan PLN, dan jangan hanya PLN maha kita tulungi dinas PU perlu jualeh
memang berat tapi bawai hak anggota yg lain yuran beli semen 1 sak seorang untuk nulungi pemborong proyek mupusi kerjaan sida dalam kota tenggarong, seperti jl. pesut,jl jelawat,gunung gandek,loa ipuh kerena banyak sambongan bekas galian proyek madik pupus sida kerjakan,dinas PU mandik bisa melihat jalan banyak pegat dan belubang. supan etam leh ini kesah sida etam hendak nerima tamu banyak, padahal etam kaya APBD 4,209 (supan pore hak etam)

pengukur jalan <akmal_kukar@yahoo.co.id>
seputar etam, kaltim, Indonesia - 21 Nopember 2006 08:25:35 WITA
Bung Marwan N bung Dedi Sudarya Anggota DPRD Kukar saya salut dengan Anda berdua, suara 2 DPR masih ada dan Anda tdk segan mengambil uang gaji padahal uang gaji itu buat keluarga di rumah,ini sikap yang berani demi kepentingan masyarakat rela membayar gaji kariawan PLN supaya tidak byarpet he... hebat bung.
Tua huban <radar_kukar@yahoo.co.id>
seputar etam, kaltim, Indonesia - 21 Nopember 2006 07:45:38 WITA
Assalammu'alaikum
salam buat dek intan, abe (alexandro xepior).
hey abe.... kok kamu gak pernah kelihatan kabarnya ya???

Tsani Hasan Musthofa <th_musthaph@yahoo.com>
solo, jawa tengah, Indonesia - 21 Nopember 2006 00:01:01 WITA
Tolong dong kami yang masih kuliah di luar daerah dapat kebagian beasiswa. Kami juga putra daerah yang masih punya komitmen membangun Kukar.


azwar <sungut_kukar@yahoo.co.id>
Jombang, Jatim, Indonesia - 18 Nopember 2006 16:43:24 WITA
Bung gugun and bung afih coba masukan berita- berita hangat seputar tenggarong baik Politik,Olah Raga,Sosial.Biar web anda bernuansa tidak terpaku pada yg itu_itu aja dan satu lagi berita anda sering terlambat lho udah beberapa hari baru dimuat,,, Trims,,,<KONCO>
edi <yd7xhe@telkom.net>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 17 Nopember 2006 09:21:25 WITA
Sy mau menyampaikan keluhan warga Dusun Pulau Yupa (Yupa) Desa Embalut Kec. Tenggarong Seberang.
Sbg warga Kukar, hati terasa sedih dan campur marah saat melintas jembatan menuju atau meninggalkan Tenggarong. Bagaimana tdk sedih dan marah jika melihat terang benderangnya lampu di Pulau Kumala dan jembatan, sementara di DUSUN PULAU YUPA YANG TERLETAK HANYA BEBERAPA KILOMETER DARI PLTU/PLTGU TANJUNG BATU YANG TELAH BEROPERASI SEJAK BEBERAPA TAHUN LALU DAN MENSUPLLY LSITRIK KEMANA-MANA, SAMPAI DETIK INIPUN MASIH GELAP GULITA SEJAK MATAHARI TERBENAM SAMPAI MATAHARI MUNCUL KEMBALI. BENAR2 PEMANDANGAN YANG KONTRAS DAN ANEHNYA LAGI KEPALA DESA, CAMAT SAMPAI BUPATI HINGGA YANG DUDUK DI DPRD TIDAK PERNAH PEDULI PADA PEMANDANGAN INI. PERNAH MEMANG ADA BANTUAN GENSET, NAMUN KARENA WARGA DUSUNNYA TIDAK PUNYA MATA PENCAHARIAN YANG TETAP, MAKA MESIN ITUPUN TIDAK BISA DIOPERASIKAN, KARENA TIDAK BISA MEMBIAYAI BAHAN BAKARNYA, APALAGI DENGAN KENAIKAN BBM SEKARANG INI. PERNAH SY BUATKAN PROPOSAL, NAMUN SAMPAI KADES SAJA SUDAH DIBUANG. KEMANA LAGI SAYA MENYAMPAIKAN INI KARENA SELALU TIDAK DITANGGAPI.

una <nadya_siwi@yahoo.com>
samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia - 27 Oktober 2006 12:07:18 WITA
Pernyataan Pers Bersama

INTERVENSI POLITIK ANCAM PENEGAKAN HUKUM

Panitia Kerja Penegakan Hukum dan Pemerintahan Daerah DPR RI menyimpulkan bahwa pemberantasan korupsi yang melibatkan anggota DPRD dan Kepala Daerah dilakukan dengan dasar hukum yang tidak tepat, diskriminatif, mengkriminalisasi kebijakan daerah dan mengarah pada skenario deparpolisasi. Oleh karenanya, dalam rekomendasi yang disampaikan kepada publik, Panja mendesak Presiden untuk merehabilitasi dan memulihkan nama baik anggota DPRD dan Kepala Daerah.

Rekomendasi itu tentunya mengejutkan karena keluar dari ruang Komisi II dan Komisi III DPR RI yang merupakan tempat dimana pemberantasan korupsi mendapat dukungan politik besar. Namun sayangnya, kekuatan itu justru digunakan mengintervensi sekaligus untuk mengerdilkan upaya penegakan hukum khususnya dalam penyelesaian kasus korupsi. Banyaknya kasus korupsi yang melibatkan para politisi daerah nyatanya tidak digunakan sebagai cermin untuk berbenah diri, tapi justru menyalahkan proses penegakan hukumnya.

Yang sangat disayangkan, rekomendasi itu tidak mengarah pada upaya perbaikan dan peningkatan profesionalisme aparat penegak hukum dalam menangani korupsi. Akan tetapi lebih menonjol sebagai upaya untuk menghentikan proses hukum korupsi atas politisi daerah. Padahal desakan untuk menghentikan proses hukum korupsi merupakan bentuk nyata dari adanya intervensi politik. Tekanan politik semacam ini tentu saja telah menjadi ancaman serius bagi usaha-usaha yang dilakukan untuk menegakkan hukum, sekaligus dapat mengendurkan semangat pemberantasan korupsi.

Proteksi politik demikian sebenarnya merupakan sebuah skenario panjang yang telah diupayakan politisi Senayan sejak beberapa waktu lalu. Dalam rapat dengar pendapat Komisi III DPR RI dengan Kejaksaan Agung misalnya, agenda utama yang menjadi perhatian serius (baca: isu favorit) anggota Komisi adalah kasus-kasus korupsi DPRD. Hal itu berlanjut dengan permohonan kepada Mahkamah Agung untuk mengeluarkan surat edaran yang intinya supaya pengadilan menolak kasus korupsi yang berkaitan dengan PP 110/2000.

Berdasarkan rekomendasi yang telah dihasilkan oleh Panja Penegakan Hukum dan Pemerintah Daerah DPR RI, ada beberapa hal yang perlu dikritisi secara lebih mendalam.

Pertama, penggunaan dasar hukum yang tidak tepat dalam memproses kasus korupsi DPRD/Kepala Daerah. Memang tidak keliru jika PP 110/2000 tidak lagi digunakan sebagai dasar untuk menjerat anggota DPRD/Kepala Daerah karena telah dibatalkan oleh Mahkamah Agung. Akan tetapi yang harus diingat, korupsi yang melibatkan DPRD/Kepala Daerah tidak melulu sekedar pelanggaran terhadap PP 110/2000, melainkan sangat beragam.

Dalam catatan ICW, ada beberapa modus yang biasanya terjadi dalam kasus ini. Mulai dari penggelembungan (mark-up) anggaran, pendapatan ganda (double budget), merekayasa sumber penerimaan yang ilegal (mengada-adakan sumber penerimaan) dan pengeluaran fiktif. Dari berbagai modus tersebut, pelanggaran PP 110/2000 hanyalah satu dimensi saja, disamping pelanggaran hukum lainnya yang berkaitan dengan aturan keuangan negara maupun prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan negara yang bersih dari KKN. Dengan demikian, memanfaatkan isu telah dicabutnya PP 110/2000 untuk menghentikan proses hukum terhadap para anggota DPRD/Kepala Daerah sangat tidak relevan dengan konteks hukumnya.

Kedua, diskriminasi hukum. Harus diakui bahwa proses hukum kasus korupsi, khususnya yang berhubungan dengan korupsi DPRD kental dengan nuansa diskriminasi. Namun diskriminasi ini harus dipandang dalam konteks keadilan masyarakat, yakni ketika para koruptor diberikan kekhususan penanganan dibandingkan dengan kejahatan lainnya. Tidak mengeksekusi anggota DPRD yang telah dinyatakan bersalah dan mendapatkan putusan tetap (in krahct) merupakan kebijakan diskriminatif. Tidak memproses secara adil semua pelaku korupsi APBD juga diskriminatif.

Akan tetapi, penyikapan politik dengan meminta pembersihan nama baik anggota DPRD/Kepala Daerah akibat dari perlakuan diskriminatif aparat penegak hukum merupakan agenda yang telah keluar dari visi pemberantasan korupsi. Sebaliknya, penyikapan politik demikian tak lebih dari upaya untuk melindungi politisi daerah dari jangkauan hukum, dengan berlindung dibalik kewenangan mengawasi penegakan hukum yang dimiliki anggota DPR RI. Seharusnya ketika praktek diskriminasi terjadi, DPR RI secara konsisten mendesak aparat penegak hukum untuk menjerat semua pelaku yang terlibat. Tidak justru sebaliknya, meneriakkan adanya diskriminasi, akan tetapi membuat rekomendasi yang diskriminatif pula.

Ketiga, kriminalisasi kebijakan publik. Yang harus dipahami, korupsi terjadi karena ada kewenangan yang disalahgunakan. Dalam proses pembuatan kebijakan publik, praktek korupsi diseludupkan. Dalam proses pembuatan kebijakan publik pula, kepentingan-kepentingan sangat mempengaruhi. Tidak mungkin perbuatan korupsi lahir tanpa beralaskan kebijakan. Memutuskan pengadaan barang/jasa dilakukan dengan penunjukan langsung terkandung dimensi korupsi. Memutuskan proyek dilakukan pada menjelang tutup buku tersembul dimensi korupsi.

Pendek kata, kebijakan tidak akan pernah steril dari kepentingan koruptif sehingga kerap melahirkan kebijakan koruptif. Hal ini akan menjadi urusan aparat penegak hukum jika kemudian ditemukan kerugian negara yang ditimbulkan dari kebijakan tersebut, apalagi jika secara nyata, pejabat yang bersangkutan diuntungkan dari kebijakan yang telah dibuatnya. Pertanyaannya kemudian, dimana kriminalisasi kebijakan publik itu dilakukan?

Keempat, deparpolisasi. Menggunakan isu deparpolisasi dalam kasus korupsi DPRD/Kepala Daerah justru menguak kepentingan sebenarnya atas agenda Panja Penegakan Hukum dan Pemerintah Daerah DPR RI. Seharusnya anggota DPR RI melihat bahwa pelaku korupsi yang tengah diproses secara nyata adalah para politisi, bukan pegawai birokrasi atau swasta. Menjadi terkesan sangat massif karena praktek korupsi itu dilakukan secara beramai-ramai/bersama-sama. Jika terdapat pimpinan partai politik dipenjara karena korupsi, yang perlu diingat bahwa pada saat diproses hukum, posisinya adalah sebagai pejabat publik, bukan pimpinan partai politik.

Tiadanya etik politik dalam sistem politik di Indonesia pada akhirnya memang membawa kegagalan untuk memisahkan secara tegas antara pejabat publik dengan elit politik. Tiadanya pemisahan itu membawa resiko adanya kesan deparpolisasi atas pengusutan kasus korupsi yang melibatkan pejabat publik yang secara kebetulan merupakan pimpinan partai politik atau elit politik.

Dari berbagai argumentasi tersebut, kami meminta:

1. Kepada DPR untuk tidak menyalahgunakan kewenangan yang dimilikinya sebagai pejabat tinggi negara dalam mengawasi kebijakan pemerintah pemberantasan korupsi dengan mengintervensi secara politik atas proses hukum yang dipandang mengancam kepentingan para anggota DPR.
2. Kepada jajaran aparat penegak hukum untuk terus melanjutkan proses hukum dalam kasus korupsi terhadap siapapun yang terbukti terlibat, baik politisi, TNI/Polri, birokrat maupun kalangan swasta.
3. Kepada Presiden untuk mengabaikan rekomendasi Panja Penegakan Hukum dan Pemerintah Daerah Komisi II dan Komisi III DPR RI sebagai bagian dari konsistensi kebijakan pemerintah dalam memberantas korupsi.

Jakarta, 6 Oktober 2006

dedot_jabllaeiy <codotdot@yahoo.com>
tenggarong, Kaltim, Indonesia - 07 Oktober 2006 20:38:51 WITA
Ass. Wr. Wb.

SALAM TUK BUBUHAN KOTA RAJA
KAMI PANTAU BUMI ETAM SINDIKAT
MENGUCAPKAN:
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadan

Toek Anggota Dewan:
"Serondeng buah nangka, met buka puasa"

pantau bumi etam <pantau@yahoo.com>
BUMI ETAM, KALTIM, Indonesia - 03 Oktober 2006 21:39:23 WITA
hallo

saya membutuhkan informasi mengenai PAD Kutai Negara untuk tahun 2006 dan prediksi 2007

Apa bisa dibaca untuk umum?

Terima kasih

ps...webmail nya udah oke...warnanya kurang terang sedikit


siska biantoro <siskabiantoro@yahoo.com>
jakarta, dki jakarta, Indonesia - 27 September 2006 12:57:47 WITA
Saya putra sahabat bapak I Made Sarwa nama Alm bapak saya Umaran
Saya ingin bisa berkomunikasi dengan bapak I Made Sarwa,tolong yang punya no telp beliau di Emailkan ke saya

Iwan Setiawan <iwansetiawan@id.pewg.panasonic.com>
Cileungsi -Bogor, Jawa Barat, Indonesia - 20 September 2006 16:47:00 WITA
halo kawan-kawan penyair di kutai kertanegara. Apa kabar? buat shantinet :) apa kabar setelah kepulanganmu dari Riau dulu saat mengikuti Kongres Cerpen Indonesia? Juga buat Kony Farhan, semoga Anda sukses selalu. Dan semoga web site ini terus maju dan menjadi aspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya kutai kertanegara. Yang mau berkenalan silakan kontak via email di harie_ip@yahoo.com HP: 081952834707
Harie Insani Putra <harie_ip@yahoo.com>
Banjarbaru, Kalsel, Indonesia - 15 September 2006 17:36:53 WITA
eMEDIACELL penyelenggara jasa Voucher/Pulsa Elektronik GSM/CDMA dengan sistem satu deposit untuk pengisian pulsa multi operator, transaksi langsung ke server (multi server)sehingga dapat dilakukan 24 jam non stop setiap hari secara realtime berbasis SMS Top Up.Kami menawarkan peluang kepada Anda untuk menjadi mitra kami baik sebagai Agen/Retailer atau Dealer pulsa elektronik. Dengan menjadi mitra kami, Anda dapat melakukan usaha ini kapanpun dan dimanapun Anda berada.

website : www.emediacell.com

eMediacell <e_mediacell@yahoo.co.id>
Kudus, Jateng, Indonesia - 13 September 2006 03:33:45 WITA
pakabar mitra kukar?

semoga baek2 saja..


salam damai dan salam persaudaraan dari tanah jawa...

walau baju berbeda tapi kita saudara karna kita satu indonesia...

salam,

Hajar Pamundi <hajir@australia.edu>
sleman, DIY, Indonesia - 05 September 2006 17:42:13 WITA
Salam Merdeka....

Dirgahayu RI Ke : 61

Asalamualikum WrWb....

Harapan saya sebagai masyarakat Tenggarong, semoga semangat para Pejuang Kita dimasa lampau, mengakar ke Generasi sekarang khususnya para pejabat yang mempunyai andil besar dalam proses pembangunan di Kab. Kutai Kartanegara.

Dalam Forum ini sebagai masyarakat yang cinta Kukar saya ingin menyampaikan beberapa temuan yang saya lihat dengan mata kepala sendiri hampir setiap hari antara lain :

1. Mohon Kiranya Bapak Bupati, Anggota Dewan dan Pejabat pemerintahan lainnya khususnya yang mempunyai jiwa besar agar sekali-sekali turun kepasar tangga Arung melihat kesemrawutan pasar yang kian hari kian menyempit, para penjual seenaknya memperluas lapaknya sehingga badan jalan untuk lewat kendaraan sangat sempit bahkan nyaris tidak bisa dilewati, Tukang Parkir liar bertebaran dimana-mana, jalan disepanjang Jl. Maduninggrat yang beberapa waktu lalu pernah tertib/ tidak ada penjual dipinggir jalan karena kehadiran Satpol PP disana sekarang penjual yang bandel sudah ada yang mulai jualan lagi (Tolong Pak masalah Pasar segera dituntaskan).

2. Mohon Kiranya Bapak pejabat sekali-sekali keliling Kota Tenggarong dan melihat langsung bekas galian pipa dan perbaikan gorong-gorong yang meninggalkan lubang cukup dalam sehingga sangat mengganggu kelancaran lalulintas, ini dimana tanggung jawab kontraktor kok jalan umum dibiarkan begitu saja.(Mohon bapak pejabat jalan-jalannya pakai mobil biasa jangan mobil mewah karena kalau ada lubang nanti tidak ketahuan).

3. Yang terahir saya mengetahui bahwa ada oknum Pejabat Satpol PP Kukar yang mengharuskan Anggotanya minjam Uang di kantornya, namun ironisnya uang yang dipinjam tersebut tidak ada lain adalah uang YANG DI POTONG DARI GAJI Anggota Satpol PP tersebut. (Tolong Kasihan dong Pak ....sudah gajiannya sering telat eh... malah dipotong dan diwajibkan minjam lagi mau makan apa nanti mereka Pak....).

..... Hanya itu yang dapat kami sampaikan sebagai warga Kukar yang cinta Daerah ini, mudah-mudahan Bapak Bupati, Anggota Dewan dan Pejabat lainnya yang membaca tulisan ini mengerti dan segera merealisasikan point-point tsb diatas.

.... Mohon Maaf jika ada kesalahan atau kekeliruan dalam tulisan ini, namun apa yang kami sampaikan benar adanya, kalau kurang yakin silahkan Bapak Croscek sendiri.

Assalamulaikum WrWb.



setyoko <rewa_maha@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 16 Agustus 2006 15:10:48 WITA
PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 45

Atas nama bangsa Indonesia.
SOEKARNO-HATTA
---
Moga semangat Hut RI tetap ada dalam diri Bangsa Kita. MERDEKA! bravo KUKAR...

By: PANTAU BUMI ETAM

PANTAU BUMI ETAM <pantaubumietam@yahoo.com>
Kukar, Kaltim, Indonesia - 10 Agustus 2006 13:02:13 WITA
salam kepada saudaraku H.M.Irkham, terus berjuang demi kebenaran dan demi kemajuan masyarakat kutai kartanegara. katakan baik kalau itu memang baik dan katakan buruk kalau itu memang buruk kepada PENGUASA / PEMERINTAH DAERAH KUTAI KARTANEGARA.
HAIRULLAH, SE, MM <hairullah_hairullah@yahoo.com>
solo, jawa tengah, Indonesia - 09 Agustus 2006 13:27:18 WITA
Bagaimana kesejahteraan anggota DPRD sedangkan saat ini segala bentuk insentif dan pendapatan (keuangan) anggota ditekan sedemikian rupa dengan segala peraturan, padahal politisi banyak mempunyai tanggungan baik dari sisi moriil maupun materiil terhadap konstituennya.......
H.Amrullah Idham <azmira_amari@yahoo.com>
Batulicin, Kalimantan Selatan, Indonesia - 22 Juli 2006 03:41:44 WITA
Saya adalah putra dari sahabat bapak I Made Sarwa,Ketika beliau masih berdinas di ARHANUD Nama bapak saya Umaran,saya sangat mengenal betul pribadi OM made sarwa,saya bangga sama om saya yang satu ini,orangnya tegas dan berwibawa,saya sering mencari keberadaan beliau setelah pindah dari Malang,saya harap beliau bisa membaca buku tamu ini dan bisa membalas email saya,selamat bertugas Ya om,semoga OM dan keluarga dilindungi Tuhan Yang Maha Esa.OM Hubungi saya di 021-8230054 dengan Iwan Setiawan.
IWAN SETIAWAN <Iwansetiawan@id.pewg.panasonic.com>
Cileungsi-Bogor, Jawa-Barat, Indonesia - 19 Juli 2006 12:33:54 WITA
SewarnaDotCom sebuah company authorized dealer voucher elektronik menerima agen, sub dealer dan dealer untuk seluruh Indonesia. Transaksi 24 jam, All Operator, Sistem SMS, Nominal terlengkap dari 5.000 - 150.000, Deposit (MODAL) Bebas. REAL BISNIS, BUKAN MLM
Info lengkap silahkan mampir ke web kami di http://www.esewarna.com

SewarnaDotCom <support@esewarna.com>
Bandung, Jawa Barat, Indonesia - 17 Juli 2006 09:50:34 WITA
SewarnaDotCom sebuah company authorized dealer voucher elektronik menerima agen, sub dealer dan dealer untuk seluruh Indonesia. Transaksi 24 jam, All Operator, Sistem SMS, Nominal terlengkap dari 5.000 - 150.000, Deposit (MODAL) Bebas. REAL BISNIS, BUKAN MLM
Info lengkap silahkan mampir ke web kami di http://www.esewarna.com

SewarnaDotCom <support@esewarna.com>
Bandung, Jawa Barat, Indonesia - 17 Juli 2006 09:47:58 WITA
HANYA ADA SATU JALAN:
REVOLUSI BAGI INDONESIA
MERDEKA

Bung KARNO <karno@yahoo.com>
jakarta, jakarta, Indonesia - 14 Juli 2006 02:17:32 WITA
Salam Sejahtera...

Kepada YTH Bapak/Ibu anggota DPRD KUtai Kartanegara...

Musibah Gempa 27 Mei yang melanda kota Yogya dan Jawatengah membuat dusun kami, Terong II, Terong, Dlingo, Bantul, Yogyakarta luluh lantak.

Semua bagunan di dusun kami yang ditempat oleh leboh dari 300 KK (kepala Keluarga) rusak parah dan rata dengan tanah.

Untuk itu dalam kesempatan ini, kami mengetuk hati para bapak ibu sekalian untuk sudi kiranya mau membantu meringankan beban kami.

Selain logistik berupa kebutuhan pokok. Saat ini kami juga sangat membutuhkan alat-alat pertukangan serta bahan bagunan seperti seng, asbes , triplek ataupun semen.

Jika bapak ibu berkenan untuk mau membantu warga kami, bisa langsung mengirin ke pos pengungsi dusun Terong II, Terong, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Atau juga bisa dikirim ke no rekening kami di bank Danamon unit BDI Gondomanan Yogyakarta no rek 40292542 atas nama Ainun Najib. Amanat dari bapak ibu sekalian akan kami salurkan kepada mereka yang berhak. Contak person kami di 0274 7132386 atau 08122782923.

Atas perhatian serta bantuannya kami atas nama warga Terong, Dlingo mengucapkan beribu-ribu terimakasih..

Salam Hormat.

Ainun

Ainun Najib <nun_bodrex@yahoo.com>
Bantul, Yogyakarta, Indonesia - 11 Juli 2006 17:30:07 WITA
Jangan Selalu menghujat......
Mengkritik silahkan asal membangun.....
Berikan masukan kepada pemerintah.....
Saya Warga golongan bawah.....
Tapi tetap bangga dapat memberikan informasi
yang kira-kira berguna untuk pembangunan..
asalkan infonya benar pasti ditindak lanjuti..

BUKTINYA.......

Beberapa waktu yang lalu saya menulis di situs ini tentang rusaknya beberapa Infrastruktur di Wil tenggarong, karena infonya memang benar adanya, tidak lama kemudian langsung diperbaiki....

INTINYA.....

Dari pada saling Hujat menghujat lebih baik kita bekerjasama, masyarakat dan pemerintah bersatu membangun.... setujuuuuu.......

setyoko <rewa_maha@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 08 Juli 2006 19:21:01 WITA
Hidup Gerbang Dayaku......
Hidup Pak Kaning.....
Maju Terus Pantang Mundur........
Semoga Jaya selalu......

setyoko <rewa_maha@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 08 Juli 2006 18:56:00 WITA
Kami percaya kepada bapak2 untuk melanjutkan dan membangun Kukar kearah yg lebih baik, KAMI HANYA PERLU BUKTI PEMBANGUNAN, bukan hanya janji-janji.. saat kampanye, Pak Andirakyat tau membangun perlu suatu proses.6 thn bukan dikatan baru jalan tapi sudah berjalan, jika tahun 2010 nanti berakhir tahap 2nya dan rakyat mencapai bombing economic dengan begitu rakyat akan tetap memilih bapak sebagai penguasa, semoga sukses buat bapak2.
Hadi Nuryono <hadi.nuryono@yahoo.co.id>
Tenggarong, KALTIM, Indonesia - 28 Juni 2006 12:47:02 WITA
to;bung hadi,yang anda sitirkan program gerbang dayaku,ttg dana bantuan 2M per desa, darimana anda ngitung sampai 25 tahun,kl dari PELITA,,ya,,keliru,,donk bung hadi...kita baru jalan 6 tahun 2010 nanti baru berachir tahap 2nya itupun kl dilanjutkan oleh penguasa yg baru...ya gak bisa donk kita bangun kayak legenda Loro jonggrang dalam semalam selesai.jadi bukan berkelit..dan saya bukan birokrat cuma saya mungkin melihatnya dari kacamata lain ,he,hehe..mdhn bung hadi jadi bupati nanti agar kukar bisa jaya dlm sekejap,amien.
andi subarij <joglo@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 27 Juni 2006 19:42:11 WITA
Bisa aja anda berkelit dengan berbagai cara, tapi rakyat tahu masalahnya sudah 25 thn dari Pemerintah tidak ada tanda-tanda pembangunan, selama ini hanya rakyat yang active tapi dari pemerintah passive lalu pemerintah maunya apa?.. mereka hanya mengobral janji-janji lewat kampanye supaya dipilih. SEBAIKNYA ANDA LIHAT SENDIRI KENYATAAN YANG ADA DILAPANGAN. JANGAN ANDA PEMBULANAN DIATAS KURSI, LAGAK PANDAI MENGHITUNG. Maaf kalau ini agresif tapi ini demi kemajuan Kukar dan Rakyat, Mari kita sama-sama buktikan untuk membangun daerah tercinta ini.
ingat Jika DILIHAT DARI KEKAYAAN dan KEBIJAKAN KUKAR maka tidak mungkin rakyat mengalami nasib seperti ini.

Hadi Nuryono <hadi.nuryono@yahoo.co.id>
Tenggarong, KALTIM, Indonesia - 27 Juni 2006 11:04:54 WITA
sabar bung ...membangun itu bukan kayak menggoreng pisang...pak Harto aja butuh waktu 32 tahun lebih itupun msh dikatan amburadul oleh sebagian orang,apalagi ini baru tahun jln ke 6.dasar warga gak tau diri!!!
andi subarij <joglo@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 27 Juni 2006 08:31:15 WITA
CUPLIKAN DPRD Bengkulu Utara Kepincut Kukar.
Pada tanggal 21 June 2006, 11 orang plus 2 orang pendamping tamu dari DPRD Bengkulu Utara Kepincut Kukar, Menurut beliu Kukar itu jauh lebih menawan dan megah dari pada yang kami dengar selama ini, bahkan tidak layak disandingkan dengan daerah kami, KUKAR sebagai pencetak record APBD Kabupaten terbesar se-Indonesia. Dan dengan manisnya Kepala Dinas Terkait (KUKAR) menjelaskan Soal pembagian gepokan rupiah senilai 2 miliar setiap desa, yang disyukuri lantaran meningkat signifikan dibadningkan tahun 2001 yang cuma 1 miliar. Mulai buka tahun 2002 sampai akhir 2005 nominalnya tidak pernah diotak-atik, alias tetap2 miliar.

Oh May god, begitu kayanya Kukar. Tapi kenapa tidak ada bukti pembangunan dari pemerintah KukarINI FAKTA JIKA ANDA MELIHAT SENDIRI. Contoh di Kec. Tenggarong Sebrang Separi I Blok D., daerah ini sering disebut Kec. tambang batubara yg sangat strategis dekat kota Tenggarong & Samarinda;
1. Tempat Ibadah dan Pertanian hasil Swadaya Masyarakat setempat.
2. Pendidikan SD, SMP terbengkalai banyak anak putus sekolah,
3. Sekolah TK hanya kerangka bangunan aja yang berdiri, sampai sekarang sudah 3 tahun. (Sekolah TK tidak punya tempat)
4. JALANnya berlumpur, jika naik mobil maka akan amblas dan kotor (jalan terbentuk hasil swadaya masyarakat setempat dgn penimbunan tanah clay).
5. Sebagian kecil jalan sudah dibatu tapi batunya nonjol-2 dan besar-2 (berlumpur), hal ini sering mengalami kecelakaan bagi pengendara motor dan sepeda.
6. Tempat puskesmas tidak ada, walaupun ada itu sangat jauh
7. Sedangkan jalan yang di asphalt hanya porosnya saja itupun dibangun jamannya Pak Harto dan kini menjadi kubangan kerbau.
JIKA MUSIM HUJAN WARGA DESA MENGELUHKAN JALAN.
Padahal Infra Struktur khusus JALAN pemerintah harus memperhatikan sebab JALAN adalah Urat Nadi Perekonomian dan Penunjang Pembangunan Diberbagai Sektor.
Jika DILIHAT DARI KEKAYAAN dan KEBIJAKAN KUKAR maka tidak mungkin rakyat mengalami nasib seperti ini.

Hadi Nuryono <hadi.nuryono@yahoo.co.id>
Tenggarong, KALTIM, Indonesia - 26 Juni 2006 15:06:10 WITA
saya sependapat dgn bung arya,ttg sdra abd BASIT,anda katakan gak punya apa2 tapi anda bgt gencar promo di website mana-mana anda terlihat selalu expose kemiskinan anda dan sekarang makin menjadi-jadi bawa-bawa nama yg maha Agung seolah-olah Tuhan telah gak berlaku adil dgn anda.kasihan si basit,gara-gara materi dia hampir kehilangan tauhid dan keimanan pd yg maha kuasa. becerminlah pada yg dibawah anda bung basit masih banyak orang yg phisiknya gak normal,tapi masih punya moral gak ngemis-ngemis di internet,apalagi didunia posting ini tentunya anda bukan orang s emabarangan anda punya intelektual dan kepandaian.berdirilah di kakimu yg msh kokoh bung basit ''dunia belum kiamat''buat anda berkarier dan berkarya,sy mungkin lebih terpuruk daripada nasib anda sebelumnnya,thn 98 yl sy jg mengalami nasib yg teramat pahit dlm hidup baik segi materi dan lain-lainnya tapi gak ngemis-ngemis ky anda.ok.wass.
andi subari <joglo@yahoo.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 23 Juni 2006 05:22:26 WITA
To: Abd Basit.

Maaf yah abd basit. Saya bukan bermaksud tidak mau membantu. Anda katanya dah gak bisa hidup lagi dengan uang pas-pasan. Tapi kok punya rekening dan sempat-sempatnya internetan? Please daech, abd basit...anda jangan malu2in orang bawean. Usaha dan berdoa. Jangan putus asa. Hidup hanya 24 jam. Terus berjuang. Jangan biasakan hidup trus-terusan mengeluh. Kapan anda akan berubah. Kalo mau anda ke Kukar cari usaha aja disini. Jangan jual nama dan kampung halaman. Jelek tau. Bikin malu orang bawean yang terkenal agamis dan anti ngemis. Tolong yah abd basit saya ini punya darah orang bawean. Anda tuh gak usah kaya gini terus. Emang orang Kutai berak uang? Mari kita bangun diri kita dengan keyakinan dan optimis. Hidup adalah perjuangan (dah pernah dengar lagu DEWA yang judulnya Hidup adalah Perjuangan). Dah yah, daripada anda terus-terusan ngemis lebih baik kita terus bekerja. Yakin roda hidup tidak selamanya dibawah, suatu saat pasti kembali ke atas. Yakinlah jalan hidup ini Allah persembahkan untuk kita semua: dan ingat ALLAH tidak akan merubah suatu kaum (umat/siapa saja) kecuali ia mau berusaha merubahnya. Saya hanya bisa berdoa semoga abd basit sadar sepenuhnya. Dah yah...salam aja ma keluarga. Saya hanya bisa berdoa saja. Semoga utang-utangnya dapat terbayarkan dan keluarga sehat semuanya.


Saya juga orang bawean

Arya Muhib Nasrullah

arya prihatin <arya_bojonegeroro@yahoo.com>
Bojonegero, Kaltim, Indonesia - 21 Juni 2006 17:08:28 WITA
Kalau memang Dunia untuk diciptakan bagi orang-orang yang memiliki finansial cukup dan lebih, maka lebih baik saya mati. Karena saya bosan hidup didunia yang penuh tipudaya dan dusta. Mengapa disaat saya kondisi seperti ini semua diam, bisu. Dimana hatinurani dan perasaanmu wahai saudara2ku semua. Ya Allah Yarabbal Amin. Allahu Akbar.
Tak seorang pun di dunia yang ingin mendapatkan cobaan ataupun musibah. Yang namanya cobaan adalah Takdir dan keputusan Allah SWT. Melalui sarana ini saya ingin membagi rasa dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan permasalahan yang saya hadapi sekarang ini.
Di waktu saya memiliki kecukupan finansial, semua teman, saudara dll terasa dekat dan saya selalu memberikan yang terbaik pada mereka semua. Bahkan saya seringkali membantu saudara-saudara kita (TKW) yang terlantar di Malaysia untuk dipulangkan kepada orang tuanya.
Tapi saat saya mengalami kerugian dan banyak menanggung beban hidup, yang namanya teman, saudara dll. Terasa menjauh bahkan terkesan tidak mengenal disaat saya mengharap bantuannya. Saya merasa betapa pahit dan sengsaranya hidup ini.
Disisi lain saya memiliki tanggungjawab untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga ( 2 anak dan 1 istri) . Saya sudah berusaha dan berdoa, karena keterbatasan modal saya hanya jualan koran di jalanan dengan penghasilan Rp.5.000-10.000. Sampai kapan saya akan melunasi beban hidup saya dan membahagiakan anak dan istri.
Permasalahannya saat saya mengirim jasa tenaga kerja ke Malaysia perusahaan rekanan disana tidak bisa menerima dikarenakan mengalami kebangkrutan. Saya sekarang punya tanggungan hutang Rp.58.000.000 (lima puluh delapan juta rupiah). Yaitu modal paspor, permit dan transpot yang didapat dari modal pinjaman pribadi saya.
Melalui sarana ini saya mengharap bantuan saran, nasehat dan doa semoga saya sekeluaraga diberikan kemampuan untuk bertahan hidup.
Dan bila bersedia memberikan bantuan keuangan seikhlasnya, silahkan kirim ke rekening : Abdul Basit, Bank Mandiri KCP Gresik, nomor Rekening 1400004945045
Jika ingin mengatahui dan lebih jelasnya tentang keadaan saya silakan datang ke alamat : Jl. Laokgelur No.6 RT 01/RW02 Dusun Batusendi Desa Sidogedungbatu Kecamatan Sangkapura Pulau Bawean Kabupaten Gresik Jawa Timur Indonesia.
Catatan :
Walaupun hinaan dan cacian dengan mengganggap saya pengemis atau penipu, cara ini akan tetap saya lakukan untuk menyuarakan keadaan saya kepada semua saudara-saudaraku di seluruh dunia. Karena saya yakin Allah SWT akan memberikan pertolongan melalui hambanya yang baik dan belas kasihan.
Wassalam
Abdul Basit
Gresik 17 Juni 2006

Abdul Basit <basit_080577@yahoo.com>
Gresik, Jawa Timur, Indonesia - 18 Juni 2006 11:10:05 WITA
Dari masyarakat memohon secepatnya diturunkan Perda untuk pemekaran kelurahan Muara Jawa Pesisir,mengingat anggaran yang tidak mencukupupi untuk kelurahan sekarang ini,dikarenakan jumlah penduduk yang berdomisili dikelurahan sekarang sudah melebihi kapasitas. Kenapa hal demikian sangat diperlambat, apa sebabnya jadi lambat/ditunda lagi ? masalah politik yaa... kasihan dong masyarakat pak. oh iya masyarakat Muara Jawa sudah mengidamkan terminal yang dijanjikan yang sampai saad ini belum terselesaikan. bagaimana yaa...pak ? kami juga menanyakan masalah jalan Achmad Yani yang sangat kasihan ....cuman janji tinggal janji,tidak sebanding dengan hasil kec. Muara Jawa yang sangat besaaar sekali, betul tidak pak ?
dan juga pak sekarang ini terminal sementara itu menjadi sarang perjudian, sedangkan aparat cuman tutup mata, dimana penegak hukum kita yaa...pak ? tolong dong turun lapangan, supaya tidak cuma duduk manis dibelakang meja ? oke....

wahyudi <wahyudi_mkp@yahoo.co.id>
Muara Jawa, Kalimantan Timur, Indonesia - 15 Juni 2006 20:45:28 WITA
"...design website ini menarik juga, suatu saat saya akan kembali lagi. Buat yang ingin bertambah tinggi dan menambah penghasilan silahkan mengunjungi
http://www.tinggi-menarik.cjb.net, DIJAMIN!"

Yani <rixha_com@yahoo.com>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 13 Juni 2006 14:52:51 WITA
kondisi dikutai kartanegara hanya life service saja,anggaran setiap tahunnnya apabila menguntungkan pihak (") dprd/panitia anggaran itu yang digolkan/disetujui , kecil untuk memperhatikan layanan masyarakat kasihan rakyat !
mozaih <daz@yahoo.com>
kutai, kaltim, Indonesia - 10 Juni 2006 19:39:08 WITA
<b>Tes aja</b>
beware <beware@sms.go.id>
balikpapan, kalimantan timur, Indonesia - 07 Juni 2006 03:38:33 WITA
Kepada Yth Bpk Syukani
Kepada Yth Bpk2 DPRD Beserta Tim

Saya salah seorang warga desa Separi-I Blok D Tenggarong Sebrang merasa bangga terhadap KUKAR karena:
1. KUKAR mempunyai pendapatan daerah terbesar dibanding daerah-2 lain di Indonesia.
2. Program gerbang Dayaku I & II nama KUKAR makin terkenal baik Nasional maupun Internasional

Akan tetapi selama 25 thn tinggal di Separi-I Blok D tidak ada pembangunan sama sekali INI FAKTA JIKA ANDA MELIHAT SENDIRI.
1. Tempat Ibadah dan Pertanian hasil Swadaya Masyarakat setempat.
2. Pendidikan SD, SMP terbengkalai banyak anak putus sekolah,
3. Sekolah TK hanya kerangka bangunan aja yang berdiri, sampai sekarang hamper 3 tahun. (Sekolah TK tidak punya tempat)
4. JALANnya berlumpur, jika naik mobil maka akan amblas dan kotor.
5. Sebagian kecil jalan sudah dibatu tapi batunya nonjol-2 dan besar-2 (berlumpur), hal ini sering mengalami kecelakaan bagi pengendara motor dan sepeda.
6. Tempat puskesmas tidak ada, walaupun ada itu sangat jauh
7. Sedangkan jalan yang di asphalt hanya porosnya saja itupun dibangun jamannya Pak Harto dan kini menjadi kubangan kerbau.
JIKA MUSIM HUJAN WARGA DESA MENGELUHKAN JALAN.

Kami mohon kepada Pak Kaning supaya infra struktur khusus JALAN YANG ADA DI DESA AGAR SEGERA DI ASPHALT / SEMENISASI sebab JALAN adalah Urat Nadi Perekonomian dan Penunjang Pembangunan Diberbagai Sektor. Saya yakin jika hal ini sudah dilakukan dgn baik dalam waktu 3-8 thn menjadi asset untuk mendatangkan perekonomian serta investasi yang lebih besar dan rakyat makin sejahtera.

Kami mohon untuk diperhatikan.

Hadi Nuryono, AM.d, SE <hadi.nuryono@yahoo.co.id>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 06 Juni 2006 11:46:58 WITA
Mohon Pak... Dalam kota tenggarong banyak jalan berlubang, banyak bekas galian pipa yang belum terurus, agar segera diperbaiki.
terima kasih.

setyoko <rewa_maha@yahoo.com>
tenggarong, Kaltim, Indonesia - 30 Mei 2006 19:25:43 WITA
HIDUP GERBANG DAYAKU
setyoko <rewa_maha@yahoo.com>
tenggarong, Kaltim, Indonesia - 27 Mei 2006 13:09:11 WITA
Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23
 

 

Ketua DPRD Kukar H.Salehudin pimpin rapat Rasionalisasi dan Pergeseran anggaran Tahun 2014 diruang Kerja Ketua lantai II DPRD Kukar
Ketua DPRD Kukar H.Salehudin pimpin rapat Rasionalisasi dan Pergeseran anggaran Tahun 2014 diruang Kerja Ketua lantai II DPRD Kukar
Foto: dprdkutaikartanegara.go.id/murdian   
 
 ADKASI.or.id 
 DPR.go.id 
 Indonesia.go.id 
 Kaltim.go.id 
 Kota Balikpapan 
 Kota Samarinda 
 KPU.go.id 
 MPR.go.id 
 Bappeda Kukar 
 KPU Kutai Kartanegara 
 KutaiKartanegara.com 
 KutaiKartanegara.go.id 
 Lensa Kukar 
 Astaga.com 
 Berita Antara 
 Detik.com 
 Google Indonesia 
 Yahoo Indonesia 
 

 

 
Copyright © 2004-2010 Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara