Buku Tamu DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara
 Sekilas Sejarah
 Warta DPRD
 F r a k s i
 Profil Anggota
 Pimpinan DPRD
 Komisi-Komisi
 Badan Musyawarah
 Badan Anggaran
 Panitia Rumah Tangga
 Peraturan Daerah
 Jadwal Kegiatan
 Galeri Foto
 Pojok Catatan
 Badan Kehormatan
 Sekretariat Dewan
 Pengumuman
 Pengumuman Lelang
 Kumpulan Link
 Kontak Kami
 Isi Buku Tamu
 
 
 

Lihat Buku Tamu



Hanya 1,5 Juta anda sudah punya web bisnis sendiri seperti yang telah dilakukan www.tasidola.com, kami akan kerjakan web anda secara jarak jauh. Anda tahu beres dalam 14 hari

kunjungi http
://serunet.atspace.com
atau
email : purnama@inbox.com
atau call 0818.62.85.89

buktikan sendiri

serunet <purnama@inbox.com>
Bandung, Jabar, Indonesia - 28 Pebruari 2006 16:46:03 WITA
Sukses Untuk Website ini. Sangat bagus untuk ukuran kabupaten. Update terus ya info2nya.

Ridwan <ridwan_25@gmail.com>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 28 Pebruari 2006 14:02:13 WITA
Buat Yth. Pak Kaning ,
Terima kasih atas karyanya selama ini dalam membangun Kukar, Sehingga Kukar sudah tampak menjadi kota yang maju. Tapi mohon dengan hormat, bukan hanya masyarakat kota Tenggarong yang butuh maju. Masyarakat Desa pinggiran sungai dan pinggiran hutan juga butuh menikmati kemajuan. Kalau kita mudik sungai mahakam,danau semayang dan melintang hanya ada pelangnya saja Gerbang Dayaku tapi wujud nyatanya kami tidak tahu seperti apa. Untuk itu, tahun 2006 ini apakah masih ada Program Gerbang Dayaku ? dan apakah Program ini sampai ke Kampung-kampung ? kami menunggu kebijakan Bapak Bupati.
Terima kasih.
Dino


Markus <pahu_dayaq@yahoo.com>
Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia - 17 Pebruari 2006 09:56:19 WITA
Saya sangat senang membaca materi yang disajikan, sangat lengkap sekali. Keterbukaan yang diwujudkan akan membuat masyarakat setempat khususnya menjadi tahu dan paham terhadap tugas dan tanggungjawab para anggota DPRD KUTAIKARTANERGARA, lebih-lebih lagi para anggota DPRDnya sendiri. De ngan mencantumkan agenda kerja berarti tugas pokok yang dilakukan sudah terarah dan terorganisir dengan baik didalam mencapai misi dan visi yang telah ditetapkan. Ide dan kemajuan ini perlu ditiru oleh propinsi/Kabupaten/kota lainnya. Saya seorang dosen di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) Departemen Keuangan, Bintaro Jakarta/Tangerang. Sangat disayangkan sampai saat ini belum banyak nama-nama mahasiswa/wi STAN yang berasal dari Kalimantan pada umumnya dan Kabupaten KutaiKertanegara khususnya. Alangkah lengkapnya apabila ada mahasiswa/wi berasal dari sini sehingga akan dapat melengkapi petugas keuangan didalam mengelola keuangan negara baik APBN/APBD sehingga dapat memberikan nilai tambah didalam pengelolaannya. Biasanya setiap tahun di bulan Juni akan dibuka tahun ajaran baru di STAN (bisa dilihat di internet BPPK), saya berdoa semoga ada mahasiswa/wi berasal dari sini dan dapat diterima lulus masuk di STAN. Baiklah sampai disini saya akhiri semoga DPRD KUTAIKERTANRGARA MAJU TERUS MENGEMBAN AMANAH RAKYAT DAN SUKSES.
Drs Nyoman Udayana Sangging, S <udayana_nus@yahoo.com>
Jakarta Timur, DKI JAYA, Indonesia - 07 Pebruari 2006 15:49:51 WITA
Anggota dewan yang terhormat,
saya sebagai warga masyarakat tenggarong merasa prihatin kepada warga desa rapak lambur,karena mereka merupakan warga transmigrasi yang sudah cukup lama tinggal disana.khabarnya akan dipindahkan ketempat lain yang belum pasti tempatnya akibat dari aktifitas perusahaan batu bara yang baru saja beroprasi disana.saya menghimbau kepada pemkab dan jajarannya agar segera menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh warga dengan pihak perusahaan.sehingga tidak merugikan kedua belah pihak.sebaiknya pemkab segera mengambil keputusan dan meninjau kembali tentang izin pertambangan,apakah legal atau ilegal.kalau memang legal,apa boleh buat tetapi harus mementingkan masyarakat dengan ganti rugi lahan yang sesuai sehingga mereka dapat mencari lahan yang baru dan dapat menghidupi keluarga mereka.sukses gerbang dayaku II, sekian dan terima kasih.

lilies <lilies-rita@yahoo.com>
Tenggarong, kaltim, Indonesia - 30 Januari 2006 10:57:19 WITA
Situsnya cukup interaktif dan menarik. Banyak info yang bisa diambil.

Terima kasih ya..

Salam,

sapto nh
http://bis-nis-ku.tripod.com (situs panduan mencari uang di internet...GRATIS!!)

sapto nugroho hadi <sapto_nh@yahoo.co.id>
Batam, Riau Kepulauan, Indonesia - 24 Januari 2006 22:30:11 WITA
STAF AHLI BAPAK BUPATI, SDM NYA PROFESIONAL DONG...KALO BUPATINYA DOKTOR, YAA..STAF AHLINYA JUGA MINIMAL DOKTOR. INI SARAN UNTUK MUTASI BESOK BESOK. SELAMAT MEMBANGUN KUTAI KARTANEGARA.
hamid hubaib <hamid-h@telkom.net>
yogyakarta, DIY, Indonesia - 07 Januari 2006 13:37:11 WITA
Pemasangan Listrik baru di Muara Badak bulan Desember 2005 sebesar 2.500.000 daya 900 Watt apa ini kebijakan PLN mohon kami rakyat kecil diberi penjelasan karena hal tersebut sangat memberatkan kami, Bang ASWIN mohon bantuanya hal ini disampaikan pada wakil kami di DPRD siapa tahu beliau tidak sempat membacanya.
Dedy <dd@plasa.com>
Badak, Kaltim, Indonesia - 03 Januari 2006 18:15:10 WITA
Pemasangan Listrik baru di Muara Badak bulan Desember 2005 sebesar 2.500.000 daya 900 Watt, apa ini resmi kebijakan PLN mohon diusut dan kami diberi penjelasan
Dedy <dd@plasa.com>
Badak, Kaltim, Indonesia - 03 Januari 2006 17:58:35 WITA
Kepada anggota dewan dan rekan-rekan ku di
DPRD SELAMAT TAHUN BARU 2006 semoga ditahun
ini lebih baik dari tahun kemarin.

Edi <dhengos@yahoo.co.di>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 02 Januari 2006 14:10:20 WITA
Dalam rangka transparansi, selain tugas dan fungsi DPRD, tampilkan juga dong penghasilan anggota dewan tiap bulan!!!
Miftah <mm_unmul@yahoo.com>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 27 Desember 2005 13:42:55 WITA
anggota dprd yang terhormat,
kami mohon bapak-bapak meninjau prusda tunggang parangan, disana ada berbagai masalah yang perlu bapak-bapak selesaikan dengan cepat, soalnya berkaitan dengan karyawannya yang perlu kesejahteraan dan kejelasan status, jadi kami mohon kepada bapak-bapak yang terhormat jangan hanya bisa duduk manis saja, lihat dong masyarakatnya yang memilih anda-anda itu, anda jangan sampai dicap mandul oleh rakyat

orang kutai <koruptor@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 23 Desember 2005 13:59:42 WITA
ATAS NAMA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN FKIP UNIKARTA TENGGARONG MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS DIRAIHNYA GELAR DOKTOR DALAM BIDANG EKONOMI,KEPADA ;BAPAK IR.HM.ASWIN,MM.PADA UNIV BRAWIJAYA MALANG BEBERAPA WAKTU YANG LALU.[Dekan dan staf Fkip Unikarta]
Ali taufik.M.Pd. <ovale@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 14 Desember 2005 18:35:57 WITA
anggota dewan yang terhormat,
saya sebagai warga masyarakat menghimbau agar dalam penyusunan anggaran tahun 2006 lebih mementingkan aspirasi masyarakat paling bawah dan meninjau lokasi dimana proyek gerbang dayaku itu dilaksanakan sehingga dapat diketahui daerah mana yang belum menikmati hasil pembangunan.misalnya proyek semenisasi,selama ini saya perhatikan daerah yang jarang penduduknya dan jalan yang tidak ada tembusannya/buntu malah duluan disemenisasi sedangkan yang padat malah belum.saya menghimbau sebelum disemenisasi sebaiknya badan jalan diberikan pengerasan batu sehingga mutu jalan dapat kuat dan tahan lama,tetapi kenyataanya ada yang sudah ada pengerasan dan ada yang belum langsung disemenisasi.selain itu program kompensasi BBM Dan SWTM Sebaiknya didata ulang karena selama ini kebanyakan masih menggunakan data lama dan petugasnya harus turun kelapangan sehinga dapat mengetahui secara langsung,apakah mereka patut mendapat bantua atau tidak.terima kasih

lilies <lilies_rita@yahoo.com>
tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 12 Desember 2005 14:58:39 WITA
selamat atas diraihnya gelar Doktor untuk Pak Aswin, saya secara pribadi sangat bangga terhadap kemampuan dan kerja keras bapak, sementara ini banyak pejabat kita (di Kukar) yang belum berkeingianan meningkatkan SDM-nya, pada sebagai stakeholder kukar perlu orang-orang yang berkualitas, semoga segala ilmu yang miliki dapat membawa Kukar kearah yang lebih baik, kukar yang maju, berkualitas dan merata, Maju terus saya mendukung Bapak !!!!


dari :
Irhamni Sy.
Staff KPU Kab. Kutai Kartanegara
Sub Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada

irhamni <m-irhameen@plasa.com>
Tenggarong, kalimantan timur, Indonesia - 11 Desember 2005 13:59:50 WITA
Selamat Atas Kelulusan dan gelar doktor untuk Bapak Aswin,smoga hasil perjuangannya ini bisa memberikan sesuatu yang lebih baik untuk kota tenggarong yang kita cintai ini.skali lagi selamat dan saya salut sekali dengan kesabaran bapak dalam belajar serta berusaha.
FANNY <fany_stv@yahoo.com>
Tenggarong, KALTIM, Indonesia - 07 Desember 2005 11:41:05 WITA
UNDANGAN

Buat rekan-rekan saya mohon do'a restu dan bila ada waktu dan kesempatan, atas nama pribadi dan atas mandat Program Pascasarjana Universitas Brawijaya mengundang rekan-rekan, lebih khusus lagi untuk rekan-rekan yang berada di Malang dan sekitarnya, dalam acara
UJIAN TERBUKA DOKTOR ILMU EKONOMI,an. saya IR. HM. ASWIN. MM,NIM : 033020011, yang Insya Allah dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal : Kamis, 1 Desember 2005
Waktu : Pukul 10.00 WIB
Tempat : Program Pascasarjana Universitas Brawijaya,Gedung E, Lt III. Jl. Mayjen Haryono No. 169 Malang.

JUDUL DISERTASI:Dampak Desentralisasi Fiskal terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dengan Pendekatan Balanced Scorecard (Studi di Provinsi Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah).
Sidang Tim Penguji terdiri :

Direktur PPSUB : Prof. Dr. Djanggan Sargowo, dr., SpPD., SpJK (K)

DOSEN PROMOTOR :
Promotor..... : Prof. Dr. Hj. Djumilah Zain, SE
Ko- Promotor : Prof. Dr. M. Syafei Idrus, M.Ec.
Ko-Promotor : Armanu Thoyib, SE., M.Sc., Ph.D

DOSEN PENGUJI :
Dosen Penguji 1 : Prof. Dr. Eka Afnan Troena, SE
Dosen Penguji 2 : Prof. Dr.Moelyadi, SE., SU.
Dosen Penguji 3 : Dr. Agus Suman, SE., DEA
Dosen Penguji 4 : Prof. Dr. Prijono Tjiptoherijanto
Dosen Penguji 5 : Dr. H. Syaukani HR, SE., MM

Tanggal Ujian Tertutup : 25 September 2005

Atas do'a restunya dan kesediaannya kami ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

BUNG_ASWIN <bung_aswin@yahoo.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 25 Nopember 2005 02:07:21 WITA
terimakasih, web anda banyak memberi info yang saya butuhkan.
Bagi yang membaca pesan ini silakan berkunjung ke web saya. makasih.

www.djakartainvest.com

mazzharr <batel@telkom.net>
jakarta, dki, Indonesia - 18 Nopember 2005 21:23:27 WITA
SUATU HARI ENGKAU MENDAPAT HINAAN DAN CERCAAN UBAHLAH DENGAN HATIMU...RASA EMPEDU.ITU...MENJADI MADU{kahlil gibran]
Ali taufik. <shufi@yahoo.com>
tenggarong, east borneo, Indonesia - 13 Nopember 2005 19:45:35 WITA
Assalamu'alaikum. Wr. Wb.
Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1426 H.
Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Bathin.
Semoga amal ibadah kita diterima dan mendapat berkah dari Allah Swt. Dan kita bisa mempertahankan kualitas amal ibadah kita di bulan-bulan yang lain.
Taqabbalallahu minna wa minkum taqabbal ya karim...

Wassalam,
Hanafi
Atas nama pribadi,
Staf Humas dan Protokol Set. DPRD Kukar,
Ketua FLP Kukar,
Pembina Kreativa Centre Kukar,
CEO Studio Kreativa,

Hanafi <hanafi_kutai@yahoo.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 09 Nopember 2005 12:25:00 WITA
yth.Bupati/rektor univ.Kutaikartanegara,kami mau nanya aja kapan besasiswa kami cair,kami menunggu sdh 2thn gak keluar2,sampai kami diwisuda,dan beredar kami gak boleh lg menerima pdhl kami diusulkan fakultas masih aktif di smt 1v dan ada teman2 yg masih di smt v padahal utang piutang kami di fak terutama SKS msh belum terbayar hingga kini,dgn konsekwensi ijasah kami dan transkrip ditahan oleh oleh fak,wl kami sdh lulus,anehnya bagi mrk yg s2 wl sdh bertahun-tahun selesai bisa cair pdhl dana mrk 10x lipat besarnya dari kami untuk itu kami berharap pada pak Aswin sbg PR2,Unikarta bisa menjadi mediat0r,tentang nasib kami pada pemkab kukar yg mana menurut beritra kami tdk mendapatkan lagi karena terbakar alias kadaluarsa,,padahal keterlambatan karena blm turunnya perimbangan keuangan pada saat itui kt mereka.semoga bapak PR2 Unikarta yg Sekwan kita bisa mendengar keluahan kami.
nor effendi. <equator@plasa.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 22 Oktober 2005 23:17:23 WITA
Wahai saudaraku kaum muslimin dan muslimat,

Untuk Kita Yang Senantiasa Kenyang
Kadang Menjadi Gelap Kita Memandang
Bahwa ... Ada Fakir dan Dhuafa Yg Meradang
Mereka Menunggu Makan Yg Tak Menentu Datang

Menahan Lapar Sungguh Tiada Terperi
Begitulah Mereka Merasakan Setiap Hari...
Marilah kita ikut merasakan Untuk... .... Menjernihkan Hati .......................
Seraya Memberi, Walau Itu Setahun Sekali

Kalau masih belum tersentuh hati
duduk sejenak, kemudian membuat kopi
pilih chanel TPI
Mari kita saksikan "RAHASIA ILAHI"

MARHABAN YA RAMADHAN

Mahdalena.HA S.pd <lenaprasetyo@yahoo.co.id>
Muara Jawa, Kaltim, Indonesia - 09 Oktober 2005 16:39:35 WITA
Episode (KEDATON JADI ISTANA NEGARA).
Ketimpangan pembangunan.

Kesenjangn pembangunan antara pusat dan daerah bukan lagi merupakan “bisik-bisik tetangga” , tapi sudah menjadi rahasia “perusahaan” bahkan rahasia “Negara”, tapi kalau bicara masalah “sedotan” terutama menyedot hasil kekayaan alam didaerah, Pemerintah Pusat yang berkedudukan di Pulau Jawa ini paling jago diatas “ranjang”, kata Dr. Boyke yang baru-baru ini menggelar seputar permasalah Sex dalam rumah tangga, Pemerintah Pusat memiliki 365 gaya untuk “memuaskan” birahi” ekspoitasinya” terhadap sumber daya alam disemua daerah di negeri ini.
Kalau ada hak asasi manusia, tentunya daerahpun berhak untuk menuntut hak asasinya, karena didaerah juga ada manusiannya, yang berhak mendapatkan perlakuan adil, berhak mendapatkan “kasih sayang” dan perlakuan yang sama dan menikmati kemajuan pembangunan yang sama dengan Pulau Jawa yang ada jalan TOL, jalan Layang de el el…
Usaha untuk merubah “nasib” daerah ini kedepan memerlukan perjuangan panjang dan sangat berat, mengingat segigih apapun daerah menuntut haknya, selalu kandas ketika berhadapan dengan “otot” Pemerintah Pusat, kita lihat Aceh dn Papua yang mencoba menjadi anak “nakal”, bukan kasih sayang yang dikedepankan tapi “pukulan” dan “tendangan” lah yang diberikan, walaupun perjuangan mereka akhirnya tidak sia-sia terbukti kedua daerah tersebut setelah menunjukkan “pengorbanannya” kepada Sang Hiang Pemerintah Pusat berupa korban perang “saudara”, akhirnya mendapat “bonus” yakni Otonomi Khusus.
Disinilah ironismenya pusat. Disatu sisi otda dikhawatirkan akan membuat disintegrasi terhadap NKRI, tapi disisi lain terjadi “pengkondisian” dari Pemerintah pusat, bahwa untuk mendapat “perhatian” daerah harus berani menjadi “anak bandel” dulu, kalau tidak ya gitu dehh…merasakan saja apa kate die…
Secara tidak langsung sikap Pemerintah Pusat yang tak konsisten inilah yang memicu embrio “api dalam sekam” didaerah, kata-kata “apakah kita sudah merdeka” dan “Kita dijajah oleh bangsa sendiri” ternyata sangat benar adanya.
Masalahnya sekarang hanya ada dua, negosiasi dengan Pemerintah Pusat dapat dilakukan dengan dua cara saja; “perang” atau “mengalah untuk menang”
1. “Perang”.
“wacana” ini seharusnya adalah pilihan akhir dari yang terakhir, kalau semua “perjuangan” didaerah sudah buntu, “tindakan” inilah yang harus bicara, pertanyaannya adalah “beranikah kita, kaki hilang satu, atau mata hilang satu, atau anak istri terpisah atau bahkan nyawa melayang akibat perang “saudara?” karena berdasarkan “pengalaman” saudara kita (Aceh dan Papua), mereka pernah “bandel” , akibatnya mereka dikirimi “paket” berupa berpeleton-peleton “lebah” (tentara), seperti “robot” tanpa perasaan “menyikat” orang sesuai “remote” dari Panglima “burung” di Pusat sana.
siapa takut?????
2. Bersambung…………



PAPARAZI <Sayid.F@plasa.com>
Tenggarong, KALIMANTAN TIMUR, Indonesia - 04 Oktober 2005 13:48:34 WITA
KEDATON (JIKA SAJA) MENJADI SALAH SATU ISTANA RESMI KEPRESIDENAN RI.
Untuk menggapai sesuatu terkadang harus dimulai dari mimpi, atau terkadang harus berpikir sedikit ekstrem bahkan agak-agak radikal, logis dan tidak logis sangat relatif, tergantung dari persfektif mana orang memandangnya dan sejauhmana maindset dan latar belakang pendidikan seseorang, dan yang lebih ngehek lagi adalah, seberapa besar kepentingan itu berpengaruh baik kepada diri pribadi maupun kepentingan yang lebih besar, daerah atau Negara bahkan dunia.
Pada tahun 1999, tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara dihidupkan kembali oleh Pemerintah Kabupaten Kutai sebagai upaya untuk pelestarian sejarah dan budaya Kutai. Pemangku Adat Kutai yang juga merupakan Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara, H. Aji Pangeran Praboe Anoem dinobatkan sebagai Sultan Kutai Kartanegara dengan gelar Sultan Aji Muhammad Salehuddin II. Namun kewenangan Sultan Kutai saat ini hanya terbatas pada lingkungan keraton saja, dan semata-mata untuk menjadi salah satu obyek wisata.***
(sumber : KutaiKartanegara.com).
Berangkat dari pemikiran inilah, , Pemkab Kutai Kartanegara Kalimatan Timur, telah membuat sebuah Istana kerajaan Megah dan wah… replika dari Keraton masa lalu, yang disebut KEDATON dilokasi yang sangat strategis dijantung kota Tenggarong .
Untuk akselerasi pembangunan, tidak ada salahnya jikalau saja, Istana Kedaton tersebut yang bernilai Milyaran ini didekasikan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara kepada Pemerintah Republik Indonesia, untuk dijadikan sebagai salah satu Istana resmi Kepresidenan ditanah air, seperti halnya Istana Tampak Siring di Bali, Istana Bogor Di Jawa Barat, dan kelak menjadi tempat penyelenggaraan salah satu agenda resmi Pemerintah yang berskala Nasional atau Internasional, seperti Konfrensi Asia Afrika atau KTT ASEAN, dimana kehadiran tamu-tamu dari negara lain akan hadir untuk melihat langsung kondisi pembangunan, kehidupan ekonomi dan pariwisata didaerah.

Secara Ekonomis, Dampaknya sangat luar biasa bagi Kutai Kartanegara khususnya dan Kalimantan Timur, serta Pulau Kalimantan pada Umumnya, pengkondisian ini tentunya mempunyai efek domino yang sangat besar terhadap percepatan pembangunan Infra struktur dan sufra struktur disemua sektor, memacu bangkitnya perekonomian Masyarakat, apalagi sebentar lagi Bandara Kutai Kartanegara yang berkelas Internasional akan segera dibangun, Mall 17 tingkat sudah dalam tahap land Clearing dan pemancangan fondasi, jalan-jalan mulus terbentang, semakin mensuport sarana pendukung yang telah ada dan lengkap.
Bersambung………..


PAPARAZI <Sayid.F@plasa.com>
Tenggarong, KALIMANTAN TIMUR, Indonesia - 03 Oktober 2005 11:07:44 WITA
Ni web nice buangettt... untuk web masternya hebattt polll.... tapi I mau tanya niii ni portal orisinil develop sendiri atooo menggunakan wizard content management... cuman tanya doang... kaloo memang develop sendiri I salut 1000%... tapiii kaloo pake content management ndak pa2 juga ... cuman harusnya dicantumin donggg developernya.... moga2 aja 1000% develop sendiri...
wassalam

Hidayatul Ahmad Sabil <hidayat_abil@gmail.com>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 30 September 2005 23:43:09 WITA

AIR MINERAL TUAH BUMI ETAM …..

Sebagai warga Kota Raja Tenggarong Kutai Kartanegara, merasa sangat bangga dan memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas terobosan yang dilakukan oleh Jajaran Manajemen PDAM Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni merintis usaha produksi air mineral dalam kemasan yang kwalitas dan higienitasnya sangat kompetitif dan teruji serta terjamin.
Seperti slogan Pemerintah sejak dulu, bahwa agar kita bangga menggunakan produk dalam negeri, diera otonomi Daerah, slogan itu berubah bunyi menjadi “Bangga menggunakan Produksi hasil daerah sendiri” dalam hal ini adalah menggunankan air minum dalam kemasan produk salah satu Unit Usaha PDAM Kutai Kartanegara, yang sumber airnya di ambil dari sumber mata air jernih yang sangat kaya dengan kandungan mineralnya di desa Teluk Dalam L2 Kecamatan Tenggarong Sebrang, Kabupaten Kutai Kartanegara dan telah teruji secara klinis oleh Dinas Kesehatan, (semula saya mengira air minumnya diambil dari air PAM PDAM, ternyata saya salah duga).

Sehubungan dengan itu saya menyarankan kepada Pihak manajemen PDAM agar terus membangun hubungan bisnis dengan cara antara lain :

1.Membuat MOU dengan Mewajibkan semua perusahaan yang beroperasi di Kutai Kartanegara untuk menggunakan Air minum dalam kemasan baik yang berupa gelas maupun galon sebagai minuman karyawannya (atau diatur saat teken kontrak).

2.Membuat Mou dengan Pemkab dalam pengadaan air minum untuk seluruh karyawannya menggunakan Tuah Bumi sebagai minumannya, begitu pula restoran dan Hotel yang beroperasi wajib menggunakannya dalam jumlah tertentu..

Langkah-langkah ini tentunya sangat tergantung kepada Pemkab melalui Instansi terkait, untuk “mengamankan” sekaligus memberikan Proteksi agar Produk usaha unit PDAM ini dapat hidup, tumbuh dan berkembang mengejar para kompetitor lainnya yang telah menguasai pangsa pasar air kemasan.

Namun Proteksi Pemkab Kutai Kartanegara yang diberikan (mungkin berupa PERDA Atau PERBUB nantinya) jangan sampai membuat stagnan inovasi dan kreativitas pihak Marketing Tuah Bumi ini, kedepan dukungan Pemkab ini malah harus menjadikan Pihak Manajemen semakin terpacu semangatnya untuk membuat produk-produk air kemasan yang semakin berkwalitas, semakin higienis, variatif, inovatif, kreatif dalam tampilan kemasannya dan yang terpenting murah namun tidak murahan.
Air minum ‘TUAH BUMI…..SEHAT,BENING DAN SEGAR COII….


PAPARAZI <Sayid.F@plasa.com>
Tenggarong, KALIMANTAN TIMUR, Indonesia - 28 September 2005 14:23:47 WITA
assalamu'alaikum pemirsa, lamo tak jumpo, lamo tak suo, and lamo tak bicaro di medio yang keren, mantap, sangat aspiratif dan inovatif ini.
lembaran demi lembaran hidup berlalu, masa lalu tinggal kenangan yang menyisakan antara kebaikan dan keburukan sejarah hidup, Ramadhan kembali menjelang, untuk menggapai jiwa-jiwa hewaniah yang gelisah, resah tak pernah puas, untuk tidak bosan-bosannya kembali memberikan kesempatan kepada insan, untuk menjadi manusia sejati melebihi para Malaikat.....
Selamat Menyongsong Tamu Agung...............

PAPARAZI <Sayid.F@plasa.com>
Tenggarong, KALIMANTAN TIMUR, Indonesia - 26 September 2005 15:01:31 WITA
Buat KuKar, moga sejalan antar sesama pemerintah (DPRD n Gubernurnya)
Fariecha <iecha@kutaikartanegara.com>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 25 September 2005 15:21:43 WITA
Memang sudah terbukti dan teruji, tunggu aja waktunya BOSS!
Bung Admin <admin@kpkn.go.id>
Jakarta, Jakarta, Indonesia - 23 September 2005 16:53:28 WITA
Sudah selayaknya memang disiplin ditegakkan di lingkungan Pemkab Kutai Kartanegara. Dan, tindakan yang paling cemerlang haruslah didahului dengan keteladanan yang diberikan seorang pimpinan kepada bawahannya. Apakah pejabat kita sudah siap untuk memberikan contoh? Kita tunggu saja..
Ivan <ivan_908@yahoo.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 22 September 2005 13:23:52 WITA
Kepada Bapak-Bapak Anggota Dewan yang terhormat bersama ini kami sampaikan bahwa sudah 2 tahun ini bangunan SMP Negeri 1 Tenggarong terbengkalai. sehingga mengakibatkan kinerja para staf pengajar dan administrasi sedikit berkurang. akibat ketidak nyaman dalam bekerja. melalui buku tamu ini kami juga mengharapkan kepada bapak - bapak yang terhormat untuk dapat merealisasikan bangunan SMP Negeri 1 Tenggarong yang sesuai sk bupati merupakan sekolah unggulan yang fasilitasnya harus dilenggkapi tetapi pada kenyataanya dilapangan tidak sesuai dengan harapan kami para pengajar. atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
SMP NEGERI 1 TENGGARONG <smpn1tgr@yahoo.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 19 September 2005 13:09:57 WITA
TRIMS BUAT BUNG ASWIN,SEMOGA ANDA TETAP BERJAYA.......DALAM MEMBAWA DPRD KUKAR KEDEPAN ''TAK ADA YANG LEBIH INDAH SELAIN INDAHNYA ''KEBERSAMAAN'' DALAM MEMBANGUN KUKAR KEDEPAN................................
ali taufik <rdn@kutaikartanegara.com>
tenggarong, kaltim, Indonesia - 18 September 2005 19:17:53 WITA

Saya terkesan sekali dengan komentar2 di buku tamu yang menambah keingin tahuan saya mengenai Kaltim pada umumnya, kalo ada yang bisa tolong saya informasi yang bisa saya temukan di website mengenai profil, karir, dan keluarga dari gubernur kaltim bapa Suwarna AF, karena saya terkesan dengan low profilenya.

terima kasih

anja <anja_0603@yahoo.com>
Jakarta, DKI Jakarta, Indonesia - 16 September 2005 11:02:36 WITA
Saya wong cilik sangat prihatin dengan dinamika penambangan batubara di daerah kami selain berkesan pemda sangat gampang mengeluarkan izin tanpa menghiraukan amdal dan ekses negative yg ditimbulkan juga sarat dengan KKN, adanya tambang batubara di daerah kami anggap sebagai musibah karena lingkungan yang rusak sebab dalam reklamasinya top soil managementnya sama sekali tidak berjalan, kemudian juga kontribusi untuk masyarakat sekitar hampir tidak ada ( comdevnya tidak ada ) kalaupun ada hanya formalitas saja tanpa ada gerakan )alhamdulillah kami puas dengan debu dan kebisingannya shg lengkaplah kerusakan di daerah kami, jadi harapan saya tolong ditinjau kembali aktivitas penambangan tsb. terima kasih
Wong cilik <wongcilik@yahoo.com>
Pantai, kaltim, Indonesia - 12 September 2005 11:57:37 WITA
Assalamualaikum ww.
Terimaksih atas kesedian pengasuh memberi feedba pada kami dalam buku
tamu yang kami kirim beberapa saat yang lalu, rasanya hati kami berbunga, karena
jalinan komunikasi dapat terjalin.

Bung pengasuh, sebenarnya kami punya beberapa artikel tentang beberapa
research yang dilakukan oleh beberapa teman dan praktisi kesehatan yang
berhubungan dengan dunia pendidikan seperti efek bising baik bising
jalan raya, bandara, dst, yang berpengaruh terhadap prestasi belajar
siswa, serta akibat tidak langsung bising yang berpengaruh terhadap
kelelahan bersuara pada guru, yg ahirnya berakibat pada siswa, serta artikel
populer lainya, insya allah, kami kirim saja lewat email di setwan, bila
dapat dipakai silahkan. Karena kami tidak ingin ada kesan menggurui
sehingga tidak sesuai misi web ini, sehingga kami persilahkan pengasuh
mengedit artikel yang akan kami kirim nanti.

bung pengasuh yang kami hormati,
ijinkan sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas feedba anda, dan
kami bangga karenanya.
Wassalamualaikum ww.

salam hormat kami.

dr rajiman, M Kes.

rajiman <kertorejoso2004@yahoo.com>
Yogyakarta, D.I.Yogyakarta, Indonesia - 25 Agustus 2005 11:48:53 WITA
Maju terus. Pembangunan yang menyentuh harkat dan martabat rakyat. lahir dan bathin
rudi murtomo yuliaji <rudimy@pupukkaltim.com>
bontang, kaltim, Indonesia - 15 Agustus 2005 13:43:41 WITA
kepada yth
Bupati Kutai kartanegara
tenggarong


dengan hormat,
saya mengharapkan bapak bupati selaku rektor memberi penghargaan kepada para mahasiswa yang mempunyai prestasi waktu wisuda tanggal 30 juli kemarin baik berupa pendidikan selanjutnya atau kesempatan untuk membangun kutaikartanegara bukan jadi pengangguran sebab nggak ada sanak keluarga di pemerintahan kukar. dengan begitu maka mahasiswa yang masih kuliah mempunyai termotivasi untuk lebih baik belajar dan meningkatkan prestasi.

thanks
salam pak syaukani

karunia_Illahi <gadis_culun@telkom.net>
tanggerang, , Indonesia - 13 Agustus 2005 18:16:34 WITA
Kepada Yth Rajiman
Assalamualaikum

Terima kasih atas kunjungan anda pada Buku Tamu ini.. Untuk informasi Kutai Kartanegara anda dapat mengikutinya di Website ini dan Kutai Kartanegara.com
Kami akan berusaha untuk dapat terus menyajikannya semampu dan semaksimal mungkin..
Ada baiknya anda menuliskan pengalaman dan research anda yang mungkin berguna bagi orang lain karena jarang sekali orang yang mendapat kesempatan seperti anda. Silahkan anda menuliskannya disini.

Mudah2an anda dapat menyelesaikan tugas anda pada saatnya nanti.

Selamat Berjuang, Wassalam

Staf Multimedia DPRD Kukar <setwan@yahoo.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 10 Agustus 2005 11:16:05 WITA
Assalamu^alaikum.
Kami adalah salah satu mahasiswa tugas belajar dari Kukar yang mengambil dual degree program pendidikan dokter spesialis 1 dan pasca sarjana di Universitas Gadjah Mada, merasa bangga dapat turut mengisi buku tamu ini.
Sementara ini kami baru menjadi chief de resident, Insya Allah 6bulan ke depan kami dpt menyelesaikan studi spesialis, dan S2 alhamdulilah telah kami selesaikan setahun yang lalu.
Kepada pengasuh rubrik ini sudilah kiranya berbagi informasi kepada kami tentang perkembangan kutai lewat email kami di Kertorejoso2004@yahoo.com, karena semakin jauh dan lama meninggalkan kota raja, rasa rindu yang ada semakin terasa.
Kami dulu bertugas di hulu sungai belayan di kec. Tabang,selama 4,5 th dan kami menikmati dunia yang eksotik, di tempat penduduk mencari emas, lokasi sarang burung,berburu payau, serta ikut prosesi belian untuk pengobatan, dan menikmati patin dan manuk sebagai imbalam pengobatan, kalau pas warga tidak ada uang. Yang ahirnya menjadi pemicu kami untuk melanjutkan pendidikan supaya dpt berbuat lebih banyak.
jujur saja kami ingin sekali mengunjungi kota raja,namun karena lain hal belum terlaksana. Maklum karena masih studi kami harus mengatur dana luar biasa hemat supaya cukup apalagi kami masih menyelesauikan research.Tapi setidak tidaknya info kutai dapat jadi obat rindu.

Salam hormat dan salam rindu kami
rajiman.

rajiman <kertorejoso2004@yahoo.com>
Yogyakarta, D.I.Yogyakarta, Indonesia - 09 Agustus 2005 12:24:27 WITA
UCAPAN TERIMA KASIH

Suatu malam di Coffee shop Hotel Singgasana,
Saat itu saya dan dua teman sedang ngobrol di lobby, tak lama kemudian datanglah sekelompok kawanan memasuki Coffee shop yang terletak satu teras dengan lobby hotel tersebut.

Alunan musik organ tunggal dipadu penyanyi yang bersuara merdu, membuat saya dan kawan berangsur pindah tempat duduk agar lebih menikmati musik malam itu, posisi duduk saya agak jauh dari table orang lain, namun masih dapat memandang penyanyi aslinya dan bintang tamu saat itu.

Sambil menikmati minuman pesanan yang terhidangkan hingga habis di minum, disaat saya akan meminta bill/nota pembayaran, seorang waiter mengatakan minuman saya dan teman sudah dibayar pak Rahmat Santoso, wah betapa terkaget-kaget saat itu and saya serasa tak percaya, aduhhh saya belum sempat mengucapkan terima kasih kepada pak Rahmat Santoso yang telah membayarkan bill karena rombongannya telah lebih dulu meninggalkan coffee shop tersebut.

Lewat tulisan ini saya mengucapkan terima kasih kepada pak Rahmat Santoso atas pembayaran bill saya malam itu.

Salam hormat,

Echa <jiunk99@yahoo.com>
Samarinda, Kaltim, Indonesia - 03 Juli 2005 06:39:11 WITA
Dengan Bupati terpilih semoga sukses ke depan
Yurang <yurang@ptkem.co.id>
Kutai Barat, Kalimantan Timur, Indonesia - 17 Juni 2005 07:51:30 WITA
Yth. SDR PAPARAZI

ASSALAMUALAIKUM WR, WB

Kabar Tenggarong baik-baik saja.
Selamat berjuang di Kalteng, terima kasih bantuannya dan tentu perjalanan sangat melelahkan. Saya yakin perjalanan seperti itu sulit untuk mengulang kembali. Selain melakukan reaserch, saya sarankan kepada anda untuk membuat catatan perjalanan yang mungkin dapat dibaca oleh orang lain, baik tulisan dalam bentuk buku maupun essay di Koran atau Tabloid Garda Rakyat.

Saya berharap pengalaman reaserch seperti itu tidak berhenti, mudahan anda juga dapat meneruskan Program Doktor pada saatnya nanti.

Selamat berjuang, sekali layar terkembang surut kita berpantang.

Wassalam



BUNG_ASWIN <bung_aswin@yahoo.com>
Tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 15 Juni 2005 10:38:00 WITA
ASS....
APA KABAR KOTA RAJA TENGGARONG, KANGEN JUGA INGAT KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA YANG DISEBUT-SEBUT SEBAGAI KABUPATEN TERKAYA DITANAH AIR (KATA ORANG-ORANG DI KALTENG SIH, KADANG ADA RASA BANGGA, KADANG JUGA AGAK MALU-MALU)
KEBETULAN SUDAH SEMINGGU KAMI BERADA DI KALTENG, MENGELILINGI BERBAGAI PELOSOK DAN KOTANYA YANG TERDIRI DARI 14 KABUPATEN, BAIK MELALUI JALAN DARAT, AIR BAHKAN UDARA. SECARA UMUM KITA DI KALTIM KHUSUSNYA DI KAB.KUKAR PATUT BERSYUKUR, BAHWA KITA MASIH LEBIH BAIK DAN SEJAHTERA DIBANDING DIDAERAH SAUDARA KITA DISINI.

WALAU BEGITU KAMI TETAP MEMONITOR PERKEMBANGAN KOTA RAJA (VIA TV DAN INTERNET)YANG BARU SAJA SELESAI DENGAN SUKSES MENGAWALI PILKADASUNG PERTAMA DITANAH AIR, MEMANG PASTI ADA SIH KERIKIL-KERIKIL KECIL MEWARNAI PESTA DEMOKRASI TERSEBUT,NAMUN SEMOGA SAJA YANG KALAH SADAR BAHWA ANDA BUKAN KALAH, BAHKAN ANDA PANTAS BANGGA KARENA ANDALAH YANG MEMBERIKAN JALAN BAGI SANG PEMENANG UNTUK MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DI KAB.KUKAR.

BELAJARLAH BERDEMOKRASI DARI JHON F. TERRY YANG LANGSUNG MEMBERIKAN UCAPAN SELAMAT DAN DUKUNGAN PENUH KEPADA GOERGE BUSH JUNIOR KETIKA DIA TAHU, BAHWA DIA TELAH KALAH, PADAHAL HITUNGAN BELUM SEPENUHNYA SELESAI, PADA PILPRES AMERIKA BARU LALU.

SEMOGA MASYARAKAT KAB.KUTAI KARTANEGARA SEMAKIN MAJU DAN SEJAHTERA SELALU DALAM RAHMAT-NYA, DAN DIERA KEDUA KEPEMIMPINAN BAPAK SYAUKANI, YANG DIKAGUMI OLEH BEBERAPA TOKOH DI KALTENG.....SEE YOU NEXT TIME...

PAPARAZI <SAYID.F@PLASA.COM>
TGR, KALTIM, Indonesia - 12 Juni 2005 20:26:07 WITA
saya hanya mengingatkan kepada yang terpilih nanti sebagai bupati kukar dan para pejabat2 kukar untuk memperhatikan bagaimana sengsaranya rakyat2mu sekarang ini. janganlah engkau memakan uang rakyatmu sendiri
ingat Allah maha melihat..........
bertobatlah dari sekarang.........
Bila kau ingin menemukan diri sendiri janganlah mencarinya dalam cermin
karena hanya bayangan yang kau temukan di sana

fajar <fajar_culo85@yahoo.com>
samarinda, kaltim, Indonesia - 09 Juni 2005 07:36:01 WITA
Kemenangan Syaukani = Kemenangan Masyarakat Kutai Kartanegara…..

Aroma kemenangan tercium harum semerbak mewangi pada pasangan pilihan Masyarakat Kutai Kartanegara Syaukani-Samsuri,walaupun Penghitungan akhir belum selesai, dapat diprediksi Pasangan Syaukani dan Samsuri akan kembali memimpin Masyarakat Kutai Kartanegara pada Periode 5 tahun kedepan, Dari hasil Qui count versi Pokja 30 sampai dengan saat ini Pasangan Syaukani-Samsuri unggul 60,92% suara (Kaltim Post, 2 Juni 2004).

Seakan ditakdirkan oleh Yang Maha Kuasa untuk menjadi Daerah terkenal, torehan demi torehan sejarah dipatrikan Pemerintah dan Masyarakat Kutai Kartanegara dilembaran buku sejarah dan perjalanan hidup bangsa Indonesia, histori itu antara lain :

- Kutai terkenal sebagai tanah kerajaan Hindu Pertama tertua ditanah air.
- Kutai Kartanegara ditetapkan sekaligus diresmikan oleh Presiden Indonesia (Gus Dur) pada tanggal 1 Januari 2001 sebagai Daerah Kabupaten Pertama yang menjadi Pilot Proyek pelaksanaan Otonomi Daerah pertama ditanah air.
- Kutai Kartanegara melalui perjuangan rakyatnya non stop dilakukan setiap hari, (sejak hari Senin 13 Desember 2004 s/d Selasa 8 Pebruari 2005) dengan berbagai pengorbanan, mampu meluluhkan hegemoni Pemerintah Provinsi dan Pusat, sehingga puncaknya melakukan Revisi SK Mendagri bernomr : 131.44-767 thn 2004, tentang pengangkatan Awang Dharma Bhakti secara sepihak atas usulan Pemerintah Provinsi, sebagai pejabat Bupati Kutai Kartanegara. (Total 1 Bulan 21 hari, termasuk demo politik terlama Pertama ditanah air, bisa diusulkan dalam MURI).
- Dan pada tanggal 1 Juni 2005, seakan ditakdirkan, Tanah Kutai Kartanegara kembali menjadi perhatian Nasional bahkan Internasional, dijadikan sebagai Daerah Kabupaten Pertama menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah Langsung di Tanah air. (3 sejarah diatas diukir dimasa Bapak Syaukani menjadi Bupati Kutai Kartanegara periode I 1999-2004)

Tak tanggung-tanggung, berbagai Pejabat penting hadir menyaksikan sejak pra Pemilu sampai tahapan-tahapan akhirnya, seperti Mendagri, Wakil Ketua DPR RI bersama rombongan Komisi II meninjau langsung proses Pilkada.

Terlepas dari adanya dugaan kecurangan dan pelanggaran (yang jelas dari pihak yang kalah sih), itu masih dalam hal yang wajar, karena kitalah yang pertama kali melakukan ini. sepantasnyalah kita sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Jajaran KPUD Kab,Kukar dan masyarakat yang telah mampu dan sukses untuk ketigakalinya menyelenggarakan pesta Demokrasi Kabupaten Kutai Kartanegara (top banget).

Sudah sepantasnyalah siapapun, baik yang berada di Kutai Kartanegara maupun di Propinsi TK.I Kaltim, yang telah kalah dalam proses Demokrasi ini, menghormati dan menghargai Masyarakat Kutai Kartanegara sebagai pemilih langsung, karena masyarakatlah yang berhak menilai sekaligus menentukan, siapa yang pantas dipilih untuk mensejahterakan kehidupan mereka kelak.Yang menang pun juga sepantasnya tetap menghormati yang kalah, karena dari mereka yang kalahlah tercipta anak tangga untuk jalan naik bagi yang menang. (tidak ada sesuatupun perbuatan manusia biasa yang sempurna, wajar kalau disana sini ada kekurangan atau kesalahan).
Untuk pasangan A.Sofyan Alex dan M.Irkham, sudahlah……..
Sedangkan Untuk Bapak Syaukani dan Samsuri, selamat anda memang pantas dan layak menang, Semoga Allah SWT membimbing langkah-langkahmu………….

.

PAPARAZI <Sayid.F@plasa.com>
TGR, KALTIM, Indonesia - 03 Juni 2005 11:01:04 WITA
WHO IS PAPARAZZI?
WHO IS "SAYID.F"
HMMMM...........:P
ISN'T IT A BIT TOO LATE.....?

PM. Toh <PM.Toh@Hotmail.com>
Balikpapan, Kaltim, Indonesia - 30 Mei 2005 09:36:14 WITA
ASS...
Takut debat?

Beberapa hari sebelumnya pasangan Bapak Aji Sofyan alex-M.Irkham melalui beberapa orang terdekatnya seperti Pak Marwan, telah mengeluarkan statemen yang mengisyaratkan ketidak hadiran Balonkada mereka pada acara yang digelar pada hari Rabu 25 mei 2005 kemarin yang bertempat di Ruang Mulawarman Hotel termegah di Kabupaten Kutai Kartanegara Tenggarong, dengan alasan KPUD tak aspiratif terhadap usulan mereka,k terutama tentang kehadiran para Panelis antara lain Rizal Ramli, Sri Edi Swasono, Ichlasul amal, Ryaas Rasyid dan Hadi S Ali Kodra, yang mereka anggap “dekat” dengan Pasangan Syaukani-Samsuri.
Terlepas dari anggapan kurang aspiratifnya KPUD terhadap usulan dari kubu Aji Sofyan Alex dan M.Irkham, nama besar para Panelis tak mungkin rasanya dipertaruhkan seperti kata Prof Ryas Rashid “Saya tidak mungkin menjual integritas saya hanya untuk mendukung seseorang, apalagi momentum ini disiarkan oleh media elektronik dan cetak, pasti banyak yang mengamati dan nama baik saya dipertaruhkan”.
Kecewa, mungkin itu kata yang tepat untuk mengilustrasikan harapan akan serunya debat itu berjalan, tapi apa hendak dikata, dengan alasan yang dibuat-buat kedua pasangan yang “Programnya” hanya bisa menghujat, menjelek-jelekan pasangan lain ini, ternyata tak lebih baik dari harapan masyarakat yang mendukungnya.
Kalau pasangan itu terdiri dari orang yang pintar, memiliki program yang jelas dan cerdas dan berwawasan luas serta berakhlak mulia, saya yakin inilah ajang untuk menunjukkan “penampakan” intelektual, kecerdasan IQ, kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Spiritual mereka dihadapan panelis manapun tanpa pandang bulu.
Tapi kalau memang sejatinya Cuma pandai berkoar-koar, ya sama saja dengan Tong kosong nyaring bunyinya, apakah ini layak disebut pemimpin masa depan?pemimpin pembaharuan? Masyarakat kiranya perlu merevisi kembali niatnya untuk memilih pemimpin seperti ini agar tak menyesal, “ibarat mengharap hujan dilangit, air ditempayan ditumpahkan” atau “ibarat hendak menangkap burung dilangit, burung ditangan dilepaskan”.Lima detik diTPS nanti, sangat menentukan masa depan kita 5 tahun kedepan saudara2ku…..


PAPARAZI <Sayid.F@plasa.com>
TENGGARONG, KALIMANTAN TIMUR, Indonesia - 26 Mei 2005 13:07:51 WITA

KASUS SUWARN DAN ADB ada ditangan KEJAGUNG/KPK

Pemberitaan media-media diluar kaltim sangat santer sekali atas kasus-kasus yang ada di Kalimtantan timur Setelah mantan Bupati Kutai Kartanegara Syaukani dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan tuduhan melakukan korupsi Rp4 triliun, kini gantian mantan pejabat Bupati Kutai Kartanegara Awang Darma Bhakti yang dilaporkan ke KPK. Awang telah melakukan proyek fiktif pembuatan jalan Tali Sayan Berau senilai Rp 400 miliar. Selain Awang, Gubernur Kalimantan Timur Suwarna AF juga dituduh melakukan korupsi Rp 3,5 triliun.

Sayangnya, para pelapor yang mengatasnamakan diri Solidaritas Mahasiswa Anti Korupsi (Somasi) tidak membawa data secara detail atas korupsi yang dilakukan Awang dan Suwarna.
Sekitar 20 massa melakukan orasi di depan kantor KPK hanya menyebutkan Suwarna merugikan negara senilai Rp 3,5 Triliyun karena perusahaan SDG, yang diizinkannya, melakukan penebangan luar. Serta korupsi senilai Rp 400 miliar untuk pembuatan jalan Tali Sayan Berau.
"Kami menuntut KPK agar mengusut kasus ini sampai ke meja hijau dan menyeret pelakunya," tegas Jayadi Kusuma bersama empat rekannya yang diterima oleh staf KPK di kantor KPK,Jakarta, Selasa (11/1).

Dijelaskan Jayadi, Suwarna AF telah diperiksa kejaksaan, namun kasusnya hingga saat ini tidak terdengar lagi. Sedangkan, Awang Darma Bakti, belum pernah diperiksa kepolisian dan kejaksaan. "Kami punya data lengkap. Namun, kami tidak akan mengeksposnya dahulu," ujarnya.

Ditegaskan Soehandoyo, kalau nanti akhirnya Jaksa Agung memutuskan untuk melakukan penyidikan terhadap kasus ini, Kejagung siap untuk melakukan tugas. Kasus yang melibatkan Suwarna dan Awang diduga terkait penggantian Syaukani sebagai bupati Kutai Kartanegara.

Reza <reza12@telkom.net>
Tenggarong Sbr, Kaltim, Indonesia - 21 Mei 2005 14:34:37 WITA
Netralitas PNS PADA PILKADA DI KUTAI KARTANEGARA

Keberpihakan seorang PNS terhadap calon-calon kepala daerah jauh-jau hari sudah mendapat perhatiaan kita bersama Sebagai contoh, hasil jajak pendapat (polling) mengenai kinerja, pelayanan, dan netralitas pegawai negeri sipil (PNS) menjelang Pemilu 2004 yang dilakukan Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW). Jumlah responden polling itu 500 orang, sebagian besar mahasiswa dan karyawan swasta. Hasilnya diperoleh sekitar 47,8 persen responden merasa tidak yakin, PNS akan bersikap netral dalam Pemilu 2004, 15 persen yakin PNS bersikap netral dan 35,8 persen menyatakan tidak tahu. Entah dengan metode analisis seperti apa yang membuat Koordinator Bidang Advokasi Lembaga itu sampai pada kesimpulan bahwa "rakyat pesimistis PNS bisa netral pada Pemilu 2004" (Kompas, 6/1/2004). Pertanyaanya, rakyat yang mana? Apakah 250 orang responden yang menyatakan tidak yakin dapat mewakili rakyat Indonesia yang berjumlah 210 juta? Lebih jauh, terminologi "netral" sendiri masih perlu diperdebatkan. Terlepas valid atau tidak hasil polling IBSW, paling tidak hal ini menunjukkan, masyarakat masih mencurigai posisi netral PNS dalam kehidupan politik. Padahal sejak era reformasi bergulir, kehidupan politik PNS telah mulai menyesuaikan format baru sesuai tuntutan perkembangan zaman. Berbagai peraturan yang mengatur kehidupan politik PNS di Tanah Air satu per satu lahir.

UU No 43 Tahun 1999 tentang Pokok-pokok Kepegawaian, Peraturan Pemerintah (PP) No 5 Tahun 1999 dan disempurnakan dengan PP No 12 tahun 1999 tentang PNS yang Menjadi Anggota Partai Politik (Parpol) merupakan contoh produk hukum yang menjawab tuntutan reformasi dalam tubuh birokrasi kita.
Birokrasi pemerintah dibentuk untuk mengemban tiga fungsi utama, yaitu pelayanan publik, pelaksanaan pembangunan, dan perlindungan masyarakat. Sebagai unsur aparatur negara, abdi negara, dan abdi masyarakat, seorang PNS yang duduk dalam birokrasi pemerintah dalam menjalankan tiga fungsi itu harus bersifat netral dan tidak diskriminatif.

Kondisi seperti itu hanya dapat terwujud jika di pundak mereka tidak dibebani tugas-tugas lain selain melayani kepentingan publik. Jika kondisi itu dapat terpenuhi, maka cita-cita membentuk kepemerintahan yang baik (good governance), yang ditandai dengan keterbukaan, akuntabilitas, dan supremasi hukum, bukan hanya sekadar slogan yang menggantung di langit.
Rupanya "trauma politik" masyarakat atas posisi netral PNS belum betul-betul terkikis. Masih diperlukan waktu cukup panjang agar ketidaknetralan PNS benar-benar terhapus dari ingatan masyarakat. Asas monoloyalitas telah digunakan sebagai alat untuk melanggengkan kekuasaan sehingga hak-hak politik PNS terkebiri selama berpuluh tahun.

Keraguan masyarakat terhadap posisi netralitas PNS antara lain disebabkan format baru itu belum cukup teruji dalam praktik. Apalagi jika dilihat dari struktur pemerintah negara ini, PNS notabene adalah pelaksana birokrasi pemerintah.
Persoalan menjadi amat rumit dan krusial ketika posisi pemimpin dijabat oleh tokoh yang berasal dari parpol. Dalam kedudukan seperti itu netralitas PNS amat rentan digoyang tangan-tangan kekuasaan.

KITA perlu mengkritisi dan meluruskan pandangan kurang pas di masyarakat awam tentang posisi netral PNS. Posisi netral PNS cenderung ditafsirkan sebagai komunitas yang harus steril dan teralienasi dari kehidupan politik. Padahal realitas politik menyatakan, PNS mempunyai hak pilih dalam pemilu. Karena itu, posisi netral PNS seharusnya diterjemahkan sebagai upaya mengambil jarak yang sama terhadap semua parpol dalam masyarakat.

Sebagai pelayan masyarakat, mereka harus dihindarkan dari upaya pengotak-ngotakan dalam kehidupan politik praktis. Semua ini ditujukan agar dalam mengemban tugas sehari-hari tidak lagi terjadi abuse of power yang menyebabkan biasnya pelayanan publik. Ke arah ini pula kita seharusnya memaknai arti reformasi birokrasi yang akhir- akhir ini amat intens disuarakan berbagai kalangan.

Kita tidak boleh menutup mata. Di antara jutaan PNS, ada yang menjadi anggota atau pengurus parpol tertentu. Bahkan banyak di antara mereka diajukan sebagai calon anggota legislatif (caleg) parpol tertentu. Sesuai data dari Kepala Biro Umum Badan Kepegawaian Negara melalui Surat Pembaca Kompas (5/1), kini ada 1.002 PNS yang aktif di beberapa departemen menjadi anggota atau pengurus parpol.

Berdasarkan UU No 43/1999, khususnya Pasal 3 Ayat (3), untuk menjaga netralitas, seorang PNS dilarang menjadi anggota dan atau pengurus parpol. Lebih lanjut PP No 5/1999 dan PP No 12/1999 khususnya Pasal 7 Ayat (2) mengatur, seorang PNS yang menjadi anggota dan atau pengurus parpol, selambat- lambatnya tiga bulan setelah berlakunya PP itu harus mengajukan permohonan melalui atasan langsung. Jika diizinkan, yang bersangkutan harus melepaskan jabatannya.
Jika dalam tenggang waktu itu tidak mengajukan permohonan melalui atasan langsung, yang bersangkutan diberhentikan dengan tidak hormat dari PNS (dipecat).

Jadi, solusi kunci permasalahan ini sebenarnya terletak pada upaya penegakan hukum (law enforcement) bagi pelanggar aturan itu.
KETIKA suhu politik mencapai puncak kulminasi, akan kian intens upaya-upaya untuk menggoyang netralitas PNS di berbagai daerah. Untuk itu, menjadi kewajiban semua elemen bangsa, termasuk kalangan pers, berusaha mencegah upaya-upaya itu. Kita tidak ingin tindakan abuse of power kembali mewarnai perjalanan republik, karena hal itu mengkhianati perjuangan reformasi.
Percayalah, tanpa ada upaya pemaksaan kehendak yang dilakukan oleh tangan-tangan kekuasaan, netralitas PNS akan tetap berjalan sesuai dengan koridor yang telah ditentukan. Pengalaman masa lampau adalah guru yang paling bijak, sehingga kita tidak perlu terjerumus untuk kedua kali. Dengan demikian, tak ada yang perlu ragu atas netralitas PNS dalam Pemilu 2004 nanti!

Endri <endri@plasa.com>
Tenggarong, Kaltim, Indonesia - 21 Mei 2005 14:02:40 WITA
Emang anak kecil boleh pilih bupati,kok dibilang orang dewasa,ya... jelaslah orang dewasa yang berhak memilih bupati kukar 7 yang jelas lagi jangan memaksa hati nurani rakyat emank kamu yang calon jadi bupati,emang saya tau paparazi,ingin membela bupati & ingin memenangkan bapak saukani, saya ingatkan kepada paparazi saya juga mendukung kepemimpinan bapak saukani yg selama menjabat jadi bupati kukar banyak kemajuan didaerah kukar.& yang satu ini saya ingatkan sekali lagi kamu jangan sesekali menjadi orang mau enaknya doang mentang-mentang bapak saukani sudah menjadi milioner kamu belah abis bapak saukani ntar kalaok udah nggak ada lagi kamu tinggalin bapak saukani tercinta. & yang satu ini saya ingatkan kepada kamu pada hari RABU, tanggal 01 JUNI 2005 kamu kamu datang keTPS dan baca bismila baru itu nunggu giliran untuk masuk kebilik ketika sudah memasuki bilik ambil itu alat untuk menusuk dan selesai kamu pegang alat untuk menusuk, baru kamu tusuk gambar pilihan dengan nomor urut 3.cukup sampai disini say mengingatkan kepada paparazi wassalam.
ancu'_keren <acu@yahoo.com>
tenggarong, Kalimantan Timur, Indonesia - 19 Mei 2005 20:28:05 WITA
Halaman: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 
 

 

Komisi II Sidak Proyek jalan  semenisasi jalur  Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis Puandan-Kuyung . Proyek jalan  sepanjang 17,4 km  itu dikerjakan tahun 2007  hinga tahun 2010 dan sudah menyerap angagaran puluhan miliar rupiah, belum rampung
Komisi II Sidak Proyek jalan semenisasi jalur Desa Lebak Mantan Kecamatan Muara Wis Puandan-Kuyung . Proyek jalan sepanjang 17,4 km itu dikerjakan tahun 2007 hinga tahun 2010 dan sudah menyerap angagaran puluhan miliar rupiah, belum rampung
Foto: dprdkutaikartanegara.go.id/dian   
 
 ADKASI.or.id 
 DPR.go.id 
 Indonesia.go.id 
 Kaltim.go.id 
 Kota Balikpapan 
 Kota Samarinda 
 KPU.go.id 
 MPR.go.id 
 Bappeda Kukar 
 BPMD Kukar 
 bung-Aswin.com 
 KPU Kutai Kartanegara 
 KutaiKartanegara.com 
 KutaiKartanegara.go.id 
 Lensa Kukar 
 PDAM Kukar 
 Tenggarong.com 
 Astaga.com 
 Berita Antara 
 Detik.com 
 Google Indonesia 
 Yahoo Indonesia 
 

 

Depan | Pimpinan DPRD | Profil Anggota | Fraksi | Komisi | Pansus | Panitia Rumah Tangga
 
Copyright © 2004-2010 Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara