Kunker ke Bontang, Komisi IV Sambangi SMAN 1 Kota Bontang.
 Pertemuan diruang Aula SMAN 1 Bontang, Samsuddin T ketika sampaikan maksud dan tujuan (Foto: murdian) |
|
|
|
PEMBERITAAN DPRD, Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Kota Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (11/ 4/2019).
Rombongan dipimpin langsung Samsuddin T didampingi Kamarur Zaman, Ir Yusmardani , Isnani SH, H Abdul Raman SE , Alif Turyadi SE, H Ahmad Jais SE, Saripuddin, ST dan sejumlah staf Sekretariat DPRD Kukar.
Rombongan Komisi IV yang membidangi Kesejahteran Rakyat, Pendidikan, Pemudaan, Olahraga dan Kesehatan ini, diterima Wakil Kepsek bidang Kesiswaan, Dra Sri Malayati dan Wakil Kepsek bidang Kurikulum Suryanik M.Pd serta dewan guru di aula SMAN 1 Kota Bontang.
Samsuddin T mengatakan kunjungan kerja ke SMAN1 Kota Bontang ini selain ingin melakukan silaturrahmi di sisa akhir masa jabatan, juga sebagai wakil rakyat tidak henti hentinya ingin memberikan sumbangsih dalam hal peningkatan mutu pendidikan dan dan kesejahteraan para pendidik khususnya di Kabupaten Kutai Kartanegara.
 Ir. Yusmardani salah satu anggota komisi IV DPRD kukar (Foto: murdian) | |
|
|
Ia mengatakan ada beberapa persoalan yang ingin digali dalam kunjungan kerja ini. Pertama, terkait permasalahan kuota penerimaan siswa baru di luar wilayah zonasi kota Bontang, dan berapa persen anak dari Marangkayu yang bisa masuk, karena Kota Bontang berbatasan langsung dengan Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kukar.
"Di samping itu kita juga ingin mendapatkan masukan terkait adakah dana tambahan pemerintah Kota Botang berupa insentif terhadap para tenaga penidik setelah pengelolaan SMA/SMK menjadi kewenangan Pemprov," katanya.
Untuk diketahui kabupaten Kukar yang begitu luas wilayah 27.263,10 km² dan luas perairan sekitar 4.097 km². Dibagi dalam 18 wilayah kecamatan dan 225 desa/kelurahan dengan jumlah penduduk mencapai 626.286 jiwa,
Sudah barang tentu guru yang daerah terpencil dengan jarak tempuh yang sangat jauh memerlukan dana tambahan di luar gaji, sebelum pengelolaan SMK/SMA masuk Pemprov, Pemkab Kukar sudah pernah memberikan berupa insentif.
 Para Guru SMAN 1 Bontang (Foto: murdian) | |
|
|
Samsuddin T menilai seorang guru memiliki posisi yang sangat penting dan strategis dalam pengembangan potensi yang dimiliki peserta didik.
“Pada diri gurulah kejayaan dan keselamatan masa depan bangsa, dengan penanaman nilai-nilai dasar yang luhur sebagai cita-cita pendidikan nasional dengan membentuk kepribadian sejahtera lahir dan batin”. ucap Samsuddin T yang juga alumni SMAN1 Botang angkatan 1988/1989. (
mur)