DPRD Kutai Kartanegara
Warta DPRD: Komisi I DPRD Kukar Dorong Sinergi Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Perlindungan Lingkungan
post

Komisi I DPRD Kukar Dorong Sinergi Penyerapan Tenaga Kerja Lokal dan Perlindungan Lingkungan


RDP di ruang banmus (Foto: mur)
HUMPROP– Komisi I DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah pihak untuk membahas penyerapan tenaga kerja lokal, peningkatan kompetensi masyarakat, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta pengelolaan dampak lingkungan akibat aktivitas pertambangan di Dusun Berambai, Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang.

Rapat yang berlangsung di Ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar, Rabu (22/7/2026), dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kukar, Agustinus Sudarsono, didampingi anggota Komisi I Sugeng Hariadi dan Mohammad Jamhari.

Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, manajemen PT MSJ, PT HPU, PT BSS, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), unsur masyarakat, serta perwakilan warga Desa Separi dan Desa Bukit Pariaman.



Perwakilan perusahaan (Foto: mur)
Dalam forum itu, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya harapan agar proses rekrutmen tenaga kerja lokal dapat berlangsung secara terbuka, memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan, serta diiringi dengan program pelatihan dan peningkatan kompetensi sehingga tenaga kerja lokal memiliki daya saing sesuai kebutuhan perusahaan.

Selain itu, warga juga berharap pelaksanaan program CSR dapat lebih menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pengembangan UMKM, pertanian, peternakan, perikanan, pendidikan, kesehatan, serta kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

Di sektor lingkungan, masyarakat menyampaikan harapan agar persoalan kualitas air di kawasan Sungai Separi dan Dusun Berambai mendapat perhatian bersama. Mereka mengusulkan adanya solusi jangka panjang, termasuk pembangunan embung atau sarana pendukung irigasi melalui program CSR guna mendukung aktivitas pertanian masyarakat.



Perwakilan warga (Foto: inf)
Menanggapi aspirasi tersebut, perwakilan perusahaan menyampaikan komitmennya untuk terus mengutamakan tenaga kerja dari wilayah ring satu sesuai kebutuhan dan kompetensi yang dipersyaratkan. Perusahaan juga menjelaskan bahwa proses rekrutmen dilakukan berdasarkan mekanisme yang berlaku serta terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan para kontraktor agar informasi kebutuhan tenaga kerja dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Perwakilan perusahaan menambahkan bahwa berbagai masukan yang disampaikan dalam RDP akan menjadi bahan evaluasi guna meningkatkan koordinasi dalam proses rekrutmen maupun pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat.
Ketua Komisi I DPRD Kukar, Agustinus Sudarsono, mengatakan RDP merupakan ruang dialog yang penting untuk mempertemukan masyarakat, pemerintah, dan perusahaan dalam mencari solusi bersama.

Ia berharap keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat sekitar, baik melalui penyerapan tenaga kerja, pemberdayaan ekonomi, maupun pelaksanaan program CSR yang berkelanjutan.

Agustinus juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kondisi lingkungan, khususnya terkait kualitas air yang dimanfaatkan masyarakat. Menurutnya, setiap masukan yang disampaikan warga perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi bersama instansi teknis agar diperoleh data dan solusi yang tepat.

"Kita ingin semua pihak berjalan bersama. Investasi harus memberikan manfaat bagi masyarakat, tetapi di sisi lain kelestarian lingkungan juga harus tetap menjadi perhatian. Karena masyarakat di wilayah ini masih banyak yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian," ujarnya.

Ia berharap komunikasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat terus terjalin dengan baik sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui musyawarah serta menghasilkan solusi yang saling menguntungkan.

Melalui RDP ini, Komisi I DPRD Kukar mendorong adanya tindak lanjut yang konkret terhadap berbagai aspirasi masyarakat, baik terkait kesempatan kerja, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pelaksanaan CSR, maupun pengelolaan lingkungan, sehingga keberadaan investasi di Kutai Kartanegara dapat berjalan selaras dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
(mur)